NASIONAL

Masih Soal Virus Corona, Gubernur Sumsel Siap Fasilitasi Kepulangan Warganya di China

AsSAJIDIN.COM –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) siap memfasilitasi kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sumsel yang ada Cina. Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat diwawancarai seusai meninjau lokasi yang akan dijadikan Terminal Multi Moda, Rabu (05/02/2020).

Deru mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi WNI asal Sumsel yang masih ada di Cina untuk pulang ke Provinsi Sumsel. “Ya, kalau ada WNI asal Sumsel yang masih ada di Cina terutama di Wuhan kita siap fasilitasi baik itu mahasiswa ataupaun Tenaga Kerja Indonesia (TKI),” katanya.

Namun, pihaknya juga meminta kepada pihak keluarga WNI asal Sumsel yang masih ada di Cina untuk melapor ke Pemprov Sumsel. “Saya sudah intruksikan kemarin, kalau ada WNI baik itu TKI ataupun mahasiswa utamanya di Wuhan, agar pihak keluarga melapor ke Pemprov Sumsel agar difasilitasi untuk pulang ke Sumsel,” ujar Deru

Lihat Juga :  Inilah Sikap Seorang Muslim yang Baik dalam Menghadapi Wabah Virus Corona

Deru menjelaskan, untuk TKI bisa melapor ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumsel, sementara untuk mahasiswa bisa melapor ke Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel. Nantinya, OPD ini akan langsung berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel. “Pemprov Sumsel akan fasilitasi selama yang bersangkutan mau. Kan ada yang tidak mau, mungkin karena mereka sudah berkeluarga disana atau apa,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, terkait dengan mahasiswa yang sudah pulang ke Sumsel, pihaknya menegaskan mereka sudah diperiksa kesehatannya. “Dan mereka juga sudah dipantau kesehatannya oleh Dinkes setempat. Jadi masyarakat Sumsel tidak usah kuatir dengan mereka,” ungkap Deru.

Deru menambahkan, merebaknya wabah virus ini memang sudah menjadi isu yang sangat pesat. Karenanya, Pemprov Sumsel sudah antisipasi untuk pendatang ataupun wisatawan dari negara lain yang hendak masuk ke Sumsel. Baik dari pintu masuk kedatangan di bandara atau pelabuhan hingga antisipasi dari rumah sakit, hingga puskesmas pembantu. “Semuanya sudah antisipasi. Kalau memang ada yang mengidap virus ini, seharusnya mereka memberitahu institusi formal agar segera diambil tindakan. Tapi sejauh ini memang belum ada kasus sehingga masyarakat tidak usah kuatir,” katanya (*/Sumber: sibernas/MN)

Tags
Close