BERITA TERKINIISLAMIC SCHOOL

91 Tahun Berlalu, Yayasan Quraniah Tetap Kokoh Berdiri

AsSajidin.com Palembang– Berdiri sejak 26 Mei 1929 lalu, Yayasan Quraniah Palembang adalah salah satu bukti perjuangan para kaum intelektual Islam untuk mewujudkan umat Islam yang berpendidikan. Begitu kata Ketua yayasan Quraniah generasi keempat, KMS. Komarudin,S.Pd kepada AsSajidin, Selasa (28/1/20).

Mengutip ucapan salah seorang sahabat,  KMS. Komarudin berujar jika, Abdullah bin Amr bin Al Ash Rodiallahu anhu pernah berkata , “bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya, dan kerjakanlah akhiratmu seakan-akan kamu mati besok”

“ Itulah sebagai keseimbangan hidup antara ilmu dunia dan ilmu akhirat,” tuturnya.

Ia pun bercerita bahwa, cikal bakal lahirnya Yayasan Quraniah ini adalah  berkat jasa KMS. H Akib yang tak lain adalah kakek buyutnya sendiri. Menurut Komarudin, dulu sebelum terbangunnya Yayasan Quraniah ini,  KMS. H Akib mempunyai keponakan bernama KMS H. Muhammad Yunus yang kemudian mendirikan sebuah Mushola di Jalan Pengadilan bernama Mushola Shulukusaslam.

Lihat Juga :  Info Simpang Siur Tentang Kehalalan Vaksinasi, Bagaimana Sebaiknya Sikap Umat Islam?

“ Dan dari Mushola tersebutlah, tercetus gagasan mendirikan Sekolah Quraniah ini.  Tidak sampai disitu,  Kemas H. Akib  berinisiatif untuk mendirikan gedung untuk menampung murid-murid yang hendak belajar, itu dikarenakan Mushola tidak cukup dalam menampung banyaknya siswa yang ingin belajar. Dan bersama anaknya,  KMS H Usman, beliau mendirikan Yayasan Quraniah ini,” bebernya.

Memiliki luas tanah 1.250 meter , kata KMS. Komarudin, Yayasan ini  memiliki prinsip “ Tidak ada anak yang tidak bisa bersekolah baik  mampu maupun tidak mampu,” Oleh sebab itu maka, Yayasan ini tidak memaksakan murid untuk membayar iuran SPP dengan nominal yang ditentukan melainkan disesuaikan dengan kemampuan yang ada.

“ Yayasan Quraniah saat ini terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Dan untuk Madrasah Ibtidaiyah sendiri memiliki 9 cabang yang tersebar di kota Palembang. Yayasan Quraniah juga pernah mendirikan perguruan tinggi di Sayangan 17 Ilir pada tahun 60 an yang bernama Universitas Islam Fatahillah. Namun ditutup dikarenakan kurang berkompetennya pengurus pada waktu itu,” KMS Komarudin menceritakan.

Lihat Juga :  Pemkot Ajak Kerjasama Komunitas Pengendara Tertib Lalu Lintas

Tidak hanya samapi disitu, lanjutnya sebagai Sekolah yang terbilang  tua di Kota Palembang, Pihaknya menyakini bahwa, yayasan yang dibinanya hampir selama 20 tahun belakangan tersebut  juga mampu bersaing dengan sekolah lain.

“ Kami memiliki  berbagai ekstrakulikuler, sama seperti sekolah yang lain. Disini, kami mempunyai  eskul Pramuka, Sanggar Tari, dan Pencak Silat. Kami berharap, tidak ada lagi anak putus sekolah, sehingga nantinya mereka akan menjadi generasi terbaik untuk agama, bangsa dan negara Republik Indonesia,” tukasnya . [ PKL : Aldi, Intan, Rohani, Ari ]

Editor : Jemmy Saputera

Close