KELUARGA

Kisah Ibu Merelakan Nyawanya Demi Bayi yang Dilahirkan, Dokterpun Menangis..

ASSAJIDIN.COM — Ini adalah kisah nyata. Bila Anda perhatikan, foto dari tulisan ini diambil setelah proses persalinan melalui operasi selama 7 jam lamanya.

Sebelah kiri , foto bayi yang baru lahir dalam pelukan ibunya, sedangkan sebelah kanan , foto dokter yang membantu proses persalinan sedang menangis .

Ibu ini menderita penyakit yang tidak memungkinkannya untuk memiliki anak, 11 tahun ia menanti dengan penuh kesabaran, setiap hari bermunajat pada ALLAH agar menganugrahinya seorang anak, doanya akhirnya terkabul namun untuk proses melahirkan sang ibu harus memilih antara dirinya atau anaknya .

Dan walaupun para dokter telah berjuang 7 jam lamanya guna menyelamatkan nyawa keduanya, hasilnya tetap sama, mereka harus memilih salah satunya .

Lihat Juga :  Kasus KDRT Tinggi, Sebulan Bisa 7- 10 Korban Mengadu ke WCC

Dengan berat hati dokter terpaksa memilih seperti yang diminta oleh ibu ini, menyelamatkan sang jabang bayi walau dengan resiko nyawanya . Bayi yang baru lahir itu lalu didekapkan dalam pelukan sang ibu untuk yang pertama dan terakhir kali, ia menciumi dan memeluknya selama beberapa menit, tersenyum padanya lalu menutup mata untuk selama-lamanya . Piluuuu…sediih, dokter pun tak kuasa menahan air mata. Begitupun anak sang ibu yang baru dilahirkan.

Tangis bayi terdengar begitu keras seakan ia merasakan kesedihan yang dalam, sedih karena kehilangan ibu yang telah memberinya kehidupan selama lama nya. Sedih sebab selama hidup ia tidak akan melihat ibu lagi. Alangkah singkatnya pertemuan dan alangkah besar rasa kehilangan itu

Lihat Juga :  Makna Al Ummu Madrasah Al Ula, Sebuah Renungan

Ribuan ibu meregang nyawa demi melahirkan anak anak mereka setiap tahunnya diseantero alam ini. Alangkah hebatnya dirimu wahai ibu  Alangkah mulianya dirimu.  (*/Sumber : https://www.facebook.com/hekmetalyom/)

Tags
Close