Uncategorized

Karhutla Meluas Helikopter di Riau Dialihkan ke Sumsel

AsSAJIDIN.COM — Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) belum berakhir. Meski sudah diguyur hujan, namun kebakaran lahan masih saja berlangsung.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ansori mengatakan, berdasar data satelit Lapan, ada 342 titik panas di Sumsel pada 10 Oktober 2019 dengan dimana 120 titik panas dengan tingkat kepercayaan diatas 80 persen.

“Kami sudah cek di lapangan dengan helikopter patroli, kebakaran terbanyak masih terjadi di OKI. Juga ada di Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim dan lainnya, namun jumlah titiknya tidak banyak,” katanya.

Pihaknya sudah menurunkan satgas darat dan satgas udara untuk pemadaman di OKI. “Kita sudah turunkan tiga helikopter waterbombing ke OKI. Karena memang lokasi terbakar sulit diakses tim darat. Sementara dua helikopter waterbombing diarahkan ke Musi Banyuasin,” ujar Ansori.

Lihat Juga :  Lebih dari 4000 Hektare Lahan Terbakar di Sumsel Sepanjang Tahun 2019

Ansori menjelaskan, karena masih banyaknya daerah terbakar di Sumsel, pihaknya mendapatkan bantuan helikopter tambahan dari BNPB.
Satu helikopter waterbombing itu merupakan peralihan bantuan BNPB yang selama ini memadamkan karhutla di Riau. “Karena Riau dinilai sudah tidak banyak karhutla, BNPB menempatkan satu helikopter ke Sumsel. Sebab di Sumsel, karhutla masih terjadi dan meluas.
Hujan memang terjadi di Sumsel tapi sporadis, dan belum mampu memadamkan semua daerah yang terbakar di Sumsel,” jelasnya

.

Lebih lanjut diungkapkan, dengan begitu, saat ini di Sumsel ada 10 helikopter, dimana dua diantaranya difokuskan untuk patroli. Terkait dengan upaya TMC (teknik modifikasi cuaca), saat ini belum bisa dilakukan karena mengingat awan penghujan belum ditemukan.

Lihat Juga :  Poltekpar Siap Menjadikan Kota Palembang Sebagai Pusat Sports Tourism

“TMC agak sulit karena awan penghujan tidak ada. Pesawat TMC standby di Lanud Sri Mulyono Herlambang,” ungkap Ansori

Ansori menambahkan, luas area terbakar di wilayahnya akibat bencana karhutla mencapai 106.307 hektare.

Total luasan itu tersebar di 11 daerah di wilayah Sumsel. “Untuk luasan lahan terbakar lainnya di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten OKI dengan luas lahan yang terbakar mencapai 40.165 hektare, Kabupaten Muba seluas 30.279 hektare, Kabupaten Banyuasin seluas 18.094 hektare, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) 6.276, Kabupaten Ogan Ilir (OI) 5.418 hektare, Kabupaten Muara Enim 2.019 hektare, Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2.047 hektare, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 1.561 hektare, Kota Palembang 264 hektare, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 152 hektare,” katanya. (MN)

Tags
Close