Uncategorized

Siswi MAN 3 Palembang Harumkan Nama Indonesia di Negeri Jiran Lewat Taekwondo, tak Disangka inilah Rahasia Suksesnya

AsSAJIDIN.COM — Ajeng Gustini, namanya kini santer terdengar di dunia atlet bela diri usai berhasil naik podium dengan merebut perunggu pada single event bergengsi Kejuaraan Internasional Taekwondo Kyorugi UTI Pro di negeri Jiran Malaysia belum lama ini.

Apa yang menjadi kunci sukses Taekwondoin asal Bumi Sriwijaya ini kerap naik podium dalam setiap laga pertarungan? Bagaimana lika-liku persiapan latihan? Dan bagaimana ia menjemput cita-cita nya menuju olimpiade?

Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang ini bercerita,  ia pun memiliki kunci bagaimana menumbuhkan percaya diri sebelum turun tanding.

“Berdoa, minta doa orang tua. Selalu percaya diri tinggi, yakin bisa,”tutur Ajeng.

Dibawah asuhan Coach Alexander, Ajeng kini kerap memetik medali baik di kejuaraan daerah maupun nasional di cabang olahraga golden star taekwondo. Namun meski prestasinya kian menukik tajam, ia selalu diajarkan untuk tak jumawa dan selalu rendah hati.

Lihat Juga :  Kumpulan Hadist Rasulullah tentang Etika dalam Bekerja Menurut Islam

Apalagi, perjalanannya kini masih panjang untuk meraih cita-cita yang ia idam-idamkan sejak kecil. Cita-cita layaknya kebanyakan orang yang ingin meraih prestasi tertinggi.

“Cita-cita saya ingin meraih medali emas di Olimpiade,”terang spesialis taekwondo kelas under 53 ini.

Ajeng menyadari bahwa cita-cita nya itu memang butuh perjuangan yang tak begitu mudah. Apalagi kelas olimpiade bukan hanya bersaing antar atlet terbaik Asia Tenggara tapi juga Asia Pasifik dan Korea yang menjadi asal dari cabang olahraga bela diri taekwondo ini berdiri.

Apalagi perjalanan ia meriah prestasi saat ini juga telah mengalami sederet perjuangan keras. Mulai dari latihan yang rutin hingga membagi waktu. Mulai dari kewajiban sekolah, ekstrakurikuller, les hingga latihan. Meski begitu perjuangannya terbayarkan dengan seabrek prestasi yang ia raih.

Lihat Juga :  Jurus Jitu Mendorong Diri Kita agar Rajin Shalat

“Dari awal orangtua sangat mendukung. Walau orangtua tidak berlatarbelakang atlet, tapi semua suka olahraga dan mendukung saya,”terang peraih medali emas Kejuaraan Taekwondo Kyorugi UTI Pro di sumsel 2017 ini.

Ajeng mencerikan bahwa semua prestasi ini tak sesederhana yang dibayangkan. Tapi proses latihan baik fisik dan mental pun harus terjaga. Pernah kalah, pun juga pernah menang dan harus sportif.

“Suka cabang olahraga ini sejak SMP, Ingat dulu waktu dapat emas pertama kali sangat senang. Dulu itu sekitar 2017 di tingkat provinsi. Itulah emas pertama kali saya raih,”urainya.

Prestasi itu pun membuat ia semakin percaya diri. Karena latihan harus didukung dengan kompetisi sebagai jam terbang seorang atlet. “Tapi saat ini lagi kurangi kompetisi karena sudah kelas III jadi mau persiapan untuk lulus ujian,”pungkasnya.(*/sumber: sibernar/sugi)

Tags

Berita Terkait

Close