HAJI & UMROH

Keluarga Sambut Jemaah Haji Diharapkan Tertib, Butuh 1-2 Jam Proses di Asrama Haji Setelah Pesawat Mendarat

AsSAJIDIN.COM —  Masa pemulangan jamaah haji debarkasi Palembang tahun 1440 H/2019 M akan dimulai pada 17 Agustus mendatang. Guna mematangkan persiapan dan memberikan pelayanan terbaik, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Palembang menggelar rapat pemantapan di Aula Pusat Informasi Haji Palembang, Senin (13/8) siang.

Rapat dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Sumsel yang menjabat Ketua PPIH HM. Alfajri Zabidi serta dihadiri unsur PPIH mulai dari imigrasi, kantor kesehatan pelabuhan, angkasa pura, pemerintah provinsi Sumsel, pihak keamanan dari TNI dan Polri, serta pejabat dan pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel.

Fajri dalam arahannya menjelaskan, proses pemulangan jamaah haji tahun ini tidak jauh berbeda dengan pemulangan haji tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, pihaknya merasa perlu menggelar rapat guna menyamakan persepsi dan juga melakukan perbaikan serta inovasi dalam proses pemulangan jamaah debarkasi Palembang. “Untuk tahun ini, pemulangan jamaah haji debarkasi Palembang berlangsung mulai 17 Agustus hingga 04 September 2019. Kloter 1 asal Palembang dan OKUT dijadwalkan tiba di Bandara SMB II Palembang pukul 21.55 WIB,” jelasnya.

Lihat Juga :  Kloter 5 Tiba, Total lima Jemaah Tertunda Pulang karena Masih Dirawat di Arab Saudi

Menurut Fajri, seluruh kedatangan jamaah haji debarkasi Palembang di Bandara SMB II tahun ini terjadwal malam hari pukul 22 sampai 23 WIB. Proses penurunan jamaah dan pemindahan jamaah dari pesawat ke dalam bis dan perjalanan ke asrama haji butuh waktu 90 sampai 120 menit. Sedangkan untuk barang bagasi jamaah, proses penurunan sampai ke asrama haji butuh waktu sekitar 150 menit. “Karenanya, saya minta panitia mempersiapkan diri sebaik mungkin. Empat jam sebelum kedatangan jamaah, panitia sudah harus berada di asrama haji,” tegas Fajri.

Dia melanjutkan, proses penerimaan kedatangan jamaah tetap dilaksanakan di Gedung Serbaguna Asrama Haji sebagaimana telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Fajri meminta seluruh panitia membantu mengarahkan dan menempatkan jamaah di dalam gedung serbaguna sesuai dengan rombongan masing-masing.

“Di gedung serbaguna ini, panitia akan membagikan paspor langsung kepada jamaah. setelah mendapatkan paspor, baru jamaah dapat mengambil air zam-zam masing-masing lima liter dan mengambil tas bagasi. Untuk mempercepat proses pembagian air zam-zam, panitia akan menyiapkan 10 meja konter pengambilan air zam-zam dengan teknis pembagian disesuaikan dengan masing-masing rombongan. Dalam hal ini kami berharap jamaah ataupun keluarga jamaah agar tetap tertib dan antri,” jelas Fajri.

Lihat Juga :  Lovina Tour And Travel akan Berangkatkan 244 Orang Selama Oktober hingga Desember 2017

Humas PPIH Debarkasi Palembang H. Saefudin menambahkan, seperti tahun sebelumnya panitia juga menyiapkan kamar bagi jamaah haji yang ingin menginap terlebih dulu sebelum kembali ke rumah. “Hal ini akan dikoordinasikan dengan panitia dari daerah. Apakah jamaah yang pulang dari Arab Saudi akan diinapkan lebih dulu di asrama haji atau langsung dibawa pulang menggunakan bis ke daerah masing-masing. Yang jelas, panitia debarkasi menyiapkan penginapan selama satu malam di asrama haji,” jelas Saefudin.

Terkait pemeriksanaan kesehatan, bila tahun-tahun sebelumnya panitia bidang kesehatan dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP) memasang Termo Scanner di gedung serbaguna asrama haji, ada rencana tahun ini akan dipasang di Bandara SMB II. Sehingga saat tiba di gedung serbaguna tidak ada lagi pemeriksaan kesehatan untuk jamaah. “Namun terkait kemungkinan dan teknisnya masih dibicarakan antara KKP dengan pihak angkasa pura,” tegas Saefudin. (*/sumber: humaskemenag Sumsel)

Tags

Berita Terkait

Close