PENDIDIKAN

50 Anak Ikuti Kegiatan Rumah Tahfidz LPKA

 

ASSAJIDIN.COM – Bermacam cara yang dilakukan agar anak yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Palembang mendapatkan pendidikan yang layak seperti anak biasanya, salah satu cara yaitu dengan mendirikan rumah tahfidz pertama di LPKA.

Rumah Tahfidz resmi dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru, Selasa (23/7/2019).

Salah satu tugas pokok dari LPKA adalah melaksanakan pembinaan kepada Anak Didik LPKA, inti dari pembinaan adalah pendidikan yang menekankan pada perubahan perilaku dan budi pekerti, pendirian rumah tahfidz bertujuan agar dapat memiliki budi pekerti yang baik ( Ahlakul karimah ) mencintai Alquran sebagai Way of life bagi seorang Muslim.

Lihat Juga :  Antisipasi Wabah Corona, UIN Raden Fatah Adakan Kuliah Daring Dua Pekan

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Palembang, Wahyu Hidayat, BcIP,SE,MSi saat di wawancarai wartawan Assajidin.com, Kamis(25/07/2019).

“Saat ini, rumah tahfidznya memang belum ada, hanya papan nama saja. Namun, kita memiliki semangat untuk membimbing anak-anak yang saat ini salah jalan untuk kembali kej Allah subhanawata’ala,” katanya.

Pihaknya sedang mempersiapkan beberapa hal untuk pembukaan dalam waktu dekat ini, seperti bekerjasama dengan pimpinan rumah tahfidz KI Marogan, Gubernur serta PKK provinsi Sumsel. “karena kita sudah MOU bersama pesantren KI Marogan Talang Jambe untuk pengajarnya , serta tehnik pelaksanaannya biar pihak pondok yang menentukan.

“Kita juga dibantu oleh ketua PKK sumsel dan Gubernur. Namun, sebelum dananya cair, saya akan upayakan dana dari donator yang tidak mengikat,” katanya.

Lihat Juga :  Para Guru, Maksimallah Cetak Generasi Berkarakter dan Mampu Bersaing

Angkatan pertama Rumah Tahfidz, rencananya akan ada 50 orang yang sudah diseleksi atau Assesment dan sudah dibentuk kelompok. “kita utamakan anak didik yang punya minat, sudah kita kelompokan ada 9 orang yang sudah pada tahap tahsin dan tahfiz , ada 41 orang yang pada tahap iqro, mulai iqro 1 sampai 6, sementara belum ada ruang kelas, belajar akan dilaksanakan di Masjid Attaubah LPKA,” Jelasnya.

Ia berharap kedepannya, dengan usaha dan tekad keyakinan, Insya Allah ada bangunan rumah tahfidz di dalam lapas LPKA tersebut. (*t)

Penulis : tri jumartini

Back to top button