Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

SYARIAH

Rame-rame Unduh FaceApp Jadi Tua, Apa Pandangan Islam ?

ASSAJIDIN.COM — Demam rekayasa foto menggunakan FaceApp tengah mewabah di media sosial. Mulai dari anak-anak, orang dewasa hingga selebriti ramai-ramai mengunggah prediksi wajah 20 tahun ke depan. .

FaceApp, aplikasi yang memungkinkan mengubah foto orang muda menjadi tampak lebih tua. Aplikasi ini memang terlihat lucu-lucuan saja. Tapi bolehkah kita sebagai umat islam mempercayai prediksi wajah ini. Apa yakin kita akan menua sampai umur 80 tahun.  Benarkah takdir bisa didahului?

Takdir adalah sebuah istilah untuk keputusan Allah yang telah ditentukan oleh-Nya di Lauh Mahfud. Hal ini dalam istilah Islam disebut sebagai qadha’. Jadi, takdir dalam makna ini telah ada sebelum sejarah alam semesta ini di mulai. Bagaimana mungkin ia didahului? Tidak mungkin.

Adapun waktu kejadian sebuah takdir hanya Allah saja yang tahu. Eksekusi sebuah takdir ini disebut dengan qadar. Takdir dalam makna ini juga tak bisa dan tak mungkin didahului siapa pun. Apabila Allah menakdirkan Fulan mati tanggal 20 Januari 2020 pada jam 12:35:27, maka sepersekian detik pun tak mungkin dimajukan eksekusinya sehingga tak mungkin didahului.

Lihat Juga :  Potong Kuku atau Potong Rambut Saat Haid Dilarang dalam Islam?

Jadi, takdir dalam arti qadha atau dalam arti qadar tak mungkin didahului. Ini adalah sesuatu yang disepakati seluruh ulama.

Kalau diprediksi bagaimana? Misal diprediksi kita akan berada di kota Jakarta besok, diprediksi langit akan hujan nanti sore, diprediksi si sakit akan sembuh atau akan tambah parah seminggu lagi, diprediksi metode penjualan tertentu akan menghasilkan untung atau akan mendatangkan rugi, dan sebagainya. Apakah ini mendahului takdir? Tidak, sama sekali tidak. Ini hanya memprediksi saja alias mengira-ngira sesuai sunnatullah yang berlaku.

Hukumnya tak mengapa dan sama sekali tak ada masalah selama tidak disertai keyakinan bahwa prediksinya akan terjadi meskipun melawan kehendak Allah. Andai ini diharamkan, maka jadwal shalat akan haram semua sebab ia memprediksi kejadian (masuknya waktu shalat) di masa depan yang belum terjadi.

Nah, kalau mengubah foto muda menjadi lebih tua apakah mendahului takdir? Pembaca pasti sudah paham bahwa jawabannya tidak. Tak ada kaitan secara langsung antara bahasan takdir dan editing foto. Itu hanyalah kegiatan editing biasa; sama seperti orang kurus digambar agak gemuk, yang jelek digambar agak rupawan, yang botak digambar berambut lebat, yang berjerawat digambar tanpa jerawat dan seterusnya. Ini semua hanyalah kegiatan menggambar saja. Bila tujuannya menipu dan merugikan orang lain, maka haram. Bila tujuannya hanya iseng dan tak merugikan orang, maka mubah seperti kegiatan lainnya.

Lihat Juga :  Petir Menggelegar, Ucapkan Doa Ketika Mendengar Petir

Yang jelas, editing foto ini tak mengubah takdir apa pun. Kalau mau disangkut pautkan dengan takdir, maka berarti ditakdirkan bahwa si Fulan mengubah gambar dirinya dari kondisi A ke kondisi B pada tanggal dan jam sekian, dan itulah yang akan terjadi pada saat yang ditentukan. Takdir tersebut tak ada yang berubah atau didahului. Bila menuakan tampilan di foto dipaksa untuk dianggap mendahului takdir, maka apakah memudakan tampilan di foto dianggap mengakhirkan takdir? Tentu tidak relevan sama sekali bukan?(*/fiqhislam.com)

 

Back to top button