Ini Sebab Mengapa Palembang Sering Disebut Venesia dari Timur
PALEMBANG, AsSAJIDIN.COM — Belum banyak yang tahu, ternyata para ahli sejarah sering menyebut Kota Palembang sebagai Venesia dari Timur. Venisia adalah sebuah kota indah di Italia yang dibelah dengan kanal-kanal sungai kecil nan asri. Kota itu juga adalah kota pertama yang mencetak Alquran menggunakan tipografi atau teknik cetak menggunakan rangkaian huruf terbuat dari logam.
Nah, apa sebab Palembang disebut Venesia dari Timur? Palembang memiliki kemiripan, kota yang dibelah Sungai Musi lalu ada anak-anak sungainya yang menyebar di kawasan Palembang dan sekitarnya.
Di balik itu semua, ternyata selain kesamaan demografi, Palembang juga adalah kota pertama sebagai tempat mencetak Alquran di kawasan se Asia Tenggara menggunakan teknik cetak batu (litografi) pada Tahun 1848. Karena itulah Palembang lalu digelari Venesia dari Timur.
Menurut Ahmad Subhan, Pustakawan Partikelir maskot yang digunakan dalam kegiatan Pekan Pustaka Palembang terinspirasi dari bentuk Alquran cetak batu tertua se Asia Tenggara tersebut.
“Lebih istimewa lagi, karena selesai pencetakan Alquran tersebut bertepatan pada 21 Agustus 1848, waktu itu juga tepat 21 Ramadhan,” katanya.
Menurut sejarahnya, Kemas Haji Muhammad Azhari (1811-1874) yang bertanggung jawab atas penerbitan Alquran cetak batu pertama tersebut, di Kampung Demang Jayalaksana, 3 Ulu Palembang.
Jumlah yang tercetak waktu itu sebanyak 105 eksemplar, tersisa dua eksemplar saja yang ditemukan di Kota Palembang, koleksi pribadi Abdul Azim amin dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.
Subhan menambahkan pada tanggal 23 April diperingati dengan Hari Buku Sedunia, kemudian 13 Mei Hari Buku Nasional, maka sudah selayaknya 21 Agustus dianggap menjadi Hari Buku Kota Palembang.
“Pelan-pelan kita kenalkan kepada masyarakat, seperti kegiatan Pekan Pustaka Palembang ini,” kata Subhan.
Reporter : Maya Citra Rosa
