SOSOK

Kisah Endah, Setahun Mengabdi di Desa Terpencil di Kalimantan, Pulang-pulang Lulus CPNS

AsSAJIDIN.COM — Menjadi seorang guru, memang dambaan Endah, gadis ceria ini. Cita-citanya akhirnya terwujud setelah bergabung dengan Pengajar Muda Angkatan XVI yang ditempatkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, jauh dari kota kelahirannya Indralaya Sumatera Selatan.

Sebelum menjadi menjadi Pengajar Muda tak banyak hal yang dilakukan perempuan 25 tahun ini. Sehari-hari ia habiskan untuk kuliah di Universitas Sriwijaya jurusan PGSD.

Kenapa pengen sekali jadi guru? Endah mengaku dulu pernah merasakan belajar di sebuah ruangan dengan bilik papan yang beratap daun rumbiah, menggunakan meja panjang tanpa laci dan kursi plastik berwarna merah. Di sana ia merasakan bagaimana rasanya menjadi siswa dengan keterbatasan sarana, namun penuh kebahagiaan karena melihat semangat guru-guru yang mengajar tanpa keluh kesah. “Dari situ saya putuskan untuk kuliah keguruan, Allah mengabulkan,” ceritanya.
Setelah menamatkan kuliah, ada keinginan untuk bisa berbagi ilmu kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan kehadiran pengajar, di sebuah tempat yang tak banyak orang bisa menjamahnya. “Saya ingin bisa belajar dan bertumbuh bersama. Sekali lagi Allah kabulkan lewat program Indonesia mengajar ini,” ujarnya.
Selama setahun Endah berada di Pulau Kalimantan, terhitung Mei 2017 sampai Mei 2018, mengabdi di desa terpencil, mengajar anak-anak di sana.

Lihat Juga :  Mengenal Abdullah bin Mas'ud, Orang Pertama yang Membacakan Alquran dengan Terang-terangan

“Saya bertugas di SDN Haratai 3 yang terletak di dusun Kadayang, tepat di lembah pegunungan Meratus. Yang pertama kali saya rasakan adalah sejuknya hawa pegunungan dan hijaunya hutan yang menhampar di perbukitan, ” katanya.

Dari kecamatan menuju dusun, kami hanya bisa menumpang sepeda motor atau berjalan kaki, perjalanan yang ditempuh pun tidaklah mudah. berbatu, banyak tanjakan terjal, dan turunan curam. jalan berada tepat di bibir dinding bukit dengan jurang yang menganga. namun itu bukan sebuah hambatan yang memutuskan harapan kami untuk bisa berada disana mempelajari ritme dan pola asuh terhadap siswa-siswa kami” tambahnya.

Kini, Endah sudah kembali ke Sumatera Selatan. Saat ikut tes CPNS yang baru lalu, Endah lulus diterima sebagai guru PNS di SDN 5 Muara Kuang Ogan Ilir. Pengabdian yang tak sia-sia…

Lihat Juga :  Ditinggal Istri Selama-lamanya, Ustad Maulana Kaget Bercampur Bangga Dapat Laporan ini dari Tetangganya

Dari berbagai pengalaman, Endah banyak mengambil pelajaran. “Berjalanlah lebih jauh, maka kau akan menemukan banyak cerita, dan kau akan merasakan banyak kebaikan. Dengan berjalan lebih jauh kau akan melihat betapa banyaknya potensi orang-orang di sekitarmu, dari teman-temanmu yang bisa melanjutkan kerelawanan ini sehabis kau meninggalkan tempat tersebut,” tutupnya.(*)

Kiriman Penulis: Rizki Rahmatullah AZ

Tags
Close