BERITA TERKINISUMSEL MAJU

Innalillah… Pulang Mengantar Ibu Menyadap Karet, Mahasiswi UIN Raden Fatah Ditemukan Meninggal, Diduga Dirampok, Dirudapaksa dan Dibunuh

MUARAENIM, AsSAJIDIN.COM — Belum hilang ingatan, kasus ditemukan perempuan tewas dengan cara dibakar di Ogan Ilir Sumsel beberapa waktu lalu, peristiwa pembunuhan perempuan muda kembali terjadi di wilayah Sumsel.

Warga Desa Menanti Kecamatan Kelekar Kabupaten Muaraenim mendadak heboh. Ditemukan jasad seorang wanita yang diketahui bernama Fatmi Rohanayanti binti Hirowati (20) warga Dusun IV Desa Menanti Kecamatan Kelekar. Innalillahi wainnailaihi rojiun…

Staf Humas UIN Raden Fatah Palembang, Kemas Ari dikutip dari tribunsumsel.com membenarkan bahwa Fatmi Rohanayanti merupakan mahasiswi aktif di UIN Raden Fatah Palembang.

“Setelah kami cari infonya di Pusat Teknologi Pangkalan Data (PUSTIPD) UIN Raden Fatah Palembang bahwa memang benar almarhum adalah mahasiswi kami, tercatat almarhum ini semester 3 angkatan 2017,” jelasnya, Kamis (31/1/2019).

Lihat Juga :  Bagian Amanah Pendidikan, Mahasiswa Dibekali Wawasan Kebangsaan

Diketahui pula almarhum Fatmi Rohanayanti ini mahasiswi aktif di Fakultas Syariah, program studi S1 Hukum Keluarga Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Ditambahkan Kepala IT dan Pangkalan Data UIN RF Palembang, Fahruddin, almarhum ini kelahiran Desa Menanti, 16 November 1999.

“Menurut data yang ada di kami, almarhum anak dari pasangan Umar Nani dan Hirowati. Kedua orangtua alm ini bekerja sebagai petani,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.00 di kebun semak belukar di Desa Menanti Kecamatan Kelekar milik Kades Suban Baru bernama feri.

Saat ditemukan kondisi mayat sudah dalam keadaan tidak berpakaian.

Leher serta mulutnya diikat menggunakan pakaian korban.

Lihat Juga :  Ya Allah!! Sudah 832 Korban Meninggal Akibat Gempa dan Tsunami Palu, Masih Banyak yang Terjebak di Reruntuhan

Dari info yang beredar bahwa korban diduga menjadi korban pembunuhan dan dugaan rudapaksa alias pemerkosaan.

Hingga kini,jajaran Polsek Gelumbang Polres Muaraenim sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab tewasnya korban.(*/sumber:tribunsumsel.com)

Tags

Berita Terkait

Close