BERITA TERKINIHAJI & UMROH

Nanti, Pembayaran Pendaftaran dan Pelunasan Biaya Haji tak Perlu Datang ke Bank

JAKARTA, AsSAJIDIN.COMKementerian Agama berkomitmen untuk terus mengembangkan Sistem Informasi dan Komunikasi Haji Terpadu (Siskohat). Salah satu yang direncanakan adalah pengembangan sistem pembayaran non teller saat pendaftaran dan pelunasan haji.

Rencana ini disampaikan oleh Direktur Pengelolaan Dana Haji Ramadhan Harisman saat menjadi pembicara pada Evaluasi Pelayanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi Darat Jamaah Haji di Arab Saudi 1439H/2018M di Yogyakarta.

“Dengan sistem ini, kami berharap ke depan, jemaah saat membayar pendaftaran dan pelunasan biaya haji, tidak perlu antri di bank, tapi bisa melalui atm, sms banking, atau internet banking,” ujarnya di Yogyakarta, Sabtu (29/09).

“Struk pembayarannya, bisa jadi bukti bayar atau lunas untuk dibawa ke Kankemenag. Di Kankemeng akan kita siapkan alat verifikasinya,” sambungnya.

Lihat Juga :  FKPT: 56% Masayarakat dan Mahasiswa di Sumsel Berpotensi Terpapar Radikalisme

Menurut Ramadhan, jika sistem ini sudah berjalan, maka waktu pembayaran dan pelunasan biaya haji tidak harus mengikuti jadwal buka layanan di bank. Terobosan ini akan mempermudah akses jemaah, termasuk di daerah yang belum ada layanan syariahnya.

“Ini akan terus kita kembangkan dan dibahas bersama regulasi dan sop-nya dengan pihak perbank-kan,” tandasnya.

Inovasi Haji 2019, Kemenag akan memgembangkan aplikasi sistem pelaporan. Dengan demikian, ke depan, proses pelaporan yang dilakukan oleh petugas kloter, sektor, dan daker tidak lagi dilakukan secara manual.

“Inovasi ini akan mulai dikembangkan di bulan Oktober. Harapannya, awal tahun 2019 sudah bisa dilakukan ujicoba,” harapnya.(*/sumber:okezone.com)

Tags

Berita Terkait

Close