Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Sembuh di Sumsel Capai 500 Orang Lebih
AsSAJIDIN.COM — Jumlah orang atau kasus pasien yang sembuh dari Virus Corona di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tembus di angka 500 lebih orang. Hal ini diungkapkan Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid19) Provinsi Sumsel, dr Zen Ahmad saat memberikan keterangan melalui aplikasi zoom di Command Center Pemprov Sumsel, Kamis (11/06/2020)
Zen mengatakan, perkembangan orang atau kasus pasien yang sembuh dari Virus Corona di Provinsi Sumsel menunjukkan hal yang positif. Pasalnya pasien yang sembuh terus bertambah tiap harinya. “Alhamdulillah pasien yang sembuh dari Virus Corona terus bertambah di Provinsi Sumsel. Bahkan hari ini tercatat jumlah total pasien yang sembuh tembus di angka 500 orang atau kasus,” katanya
Adapun jumlah total pasien yang sembuh per tanggal 11 Juni 2020 di Provinsi Sumsel ini sebanyak 539 orang atau kasus. “Total 539 ini karena hari ini ada penambahan sebanyak 61 orang atau kasus yang tersebar di beberapa daerah yang ada di Provinsi Sumsel,” ujar Zen
Zen menjelaskan, adapun rincian pasien yang sembuh tersebut yaitu 11 orang dari Prabumulih, 8 orang dari Musi Rawas (Mura), 25 orang dari Palembang, 1 orang dari Musi Banyuasin (Muba), 1 orang dari Banyuasin dan 15 orang dari Ogan Ilir (OI). “Sedangkan untuk orang atau kasus pasien yang meninggal akibat Virus Corona tidak ada penambahan pada hari ini. Artinya jumlah total yang meninggal tetap 48 orang atau kasus,” jelasnya
Lebih lanjut diungkapkannya, untuk pasien yang positif Virus Corona pada hari ini terdapat penambahan sebanyak 42 orang atau kasus. “42 orang atau kasus ini terdiri dari 21 orang dari Palembang, 6 orang dari Lubuk Linggau, 5 orang dari Mura, 6 orang dari Banyuasin, 1 orang dari Ogan Ilir dan 3 orang dari Muara Enim,” ungkap Zen
Zen menambahkan, untuk total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 7.268, yang selesai pemantauan 5.180 dan masih dalam pemantauan 2.088. “Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total 729, selesai pengawasan 402 dan masih dalam pengawasan 327 orang,” katanya (*/sumber: sibernas/MN)
