BERITA TERKINIMOZAIK ISLAM

One Day One Hadist : Amalan Utama Shalat pada Waktunya

 

AsSAJIDIN.Com — Kita diperintahkan shalat pada waktunya dan  diperintahkan menjaga shalat wustha (shalat Ashar).

Riyadhus Sholihin, Kitab Al-Fadhail, Bab 193.  Perintah Menjaga Shalat Wajib dan laranagn serta . Ancaman yang Sangat Keras bagi yang Meninggalkannya.

Allah Ta’ala berfirman, “Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah)
shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (QS. Al-Baqarah: 238)

“Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada  mereka untuk berjalan.” (QS. At-Taubah: 5)

Hadits #1074
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amal apakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Shalat pada waktunya.” Aku berkata,  “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berbuat baik kepada orang tua.” Aku berkata lagi, “Kemudian apa?”  Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” (Muttafaqun ‘alaih). [HR. Bukhari, no. 7534 dan Muslim, no. 85]

Lihat Juga :  Tarif Haji-Umroh 2018 Kemungkinan Naik pada Komponen Makanan, Hotel dan Transportasi

Faedah Ayat dan Hadits
1- Allah memerintahkan untuk menjaga shalat pada waktunya.

2- Allah memerintahkan untuk menjaga shalat wustha. Yang dimaksud menjaga shalat wustha adalah menjaga  shalat Ashar, menurut pendapat yang paling kuat.

3- Surah At-Taubah ayat kelima menunjukkan bahwa siapa saja yang bertaubat lalu beriman pada Allah dan Rasul-Nya, dan mendirikan shalat, menunaikan zakat, maka telah aman darah dan hartanya.

4- Rukun Islam yang paling utama adalah shalat setelah itu zakat. Namun zakat ini barulah diterima  kalau seseorang mengerjakan shalat.

5- Imam Nawawi membawakan surah At-Taubah ayat  kelima dalam Bab ke-49 dari kitab Riyadhus Sholihin dengan memberikan judul bab “Menjalankan hukum pada manusia sesuai lahiriyahnya. Sedangkan keadaan batin (hati) diserahkan kepada Allah Ta’ala.”

6- Shalat paling afdhal adalah pada awal waktu, namun dikecualikan dua shalat:

a- Shalat Isya’ -menurut jumhur atau mayoritas ulama- disyariatkan diakhirkan. Ini ditujukan bagi orang yang shalat sendirian atau mereka yang berjamaah namun atas kesepakatan mereka, yaitu diakhirkan hingga akhir sepertiga malam pertama atau
sebelum pertengahan malam.

Lihat Juga :  Bolehkah Lelaki Memanjangkan Rambut, Menurut Islam ?

b- Shalat Zhuhur ketika cuaca begitu panas, disunnahkan untuk diakhirkan hingga cuaca tidak terlalu panas, yang penting sebelum masuk waktu Ashar.

Mengenai shalat pada awal waktu disebutkan dalam hadits dari Ummu Farwah, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, amalan apakah yang paling afdhol. Beliau pun menjawab, “Shalat pada awal waktunya.” (HR. Abu Daud, no. 426.
Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

7- Hak Allah yang paling utama setelah bertauhid
adalah shalat.

8- Hak sesama manusia yang paling utama adalah berbakti kepada orang tua.

9- Jihad di jalan Allah adalah pengorbanan yang paling utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close