Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Palembang Terapkan PPKM Level 3 Selama 14 Hari

ASSAJIDIN.COM — Mulai 15 Februari 2022 ini Kota Palembang kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, terhitung besok (15/2) hingga 14 hari mendatang.

Kota Palembang kembali menerapkan Hal ini diakibatkan melonjaknya kasus aktif Covid-19. Saat ini untuk kasus konfirmasi Covid-19 sudah menembus angka 3.185 kasus, dengan jumlah yang dirawat yakni sebanyak 29 orang dan isolasi mandiri 2.968 orang.

Sedangkan untuk kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak yakni Ilir Barat I dengan 435 kasus. Untuk kasus aktif yakni sebanyak 2.997 kasus.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, berdasarkan hasil rapat bersama Menteri Koordinasi (Menko) Bidang Perekonomian, bahwa Kota Palembang masuk dalam PPKM Level 3.

Lihat Juga :  Pemerintah Akselerasi Sertifikasi Halal Produk Makanan-Minuman di 3.000 Desa Wisata

“Karena banyak terjadi peningkatan, jadi Palembang dinyatakan masuk PPKM Level 3,” katanya.

Di PPKM level 3 ini akan terjadi pengetatan kembali mulai dari sekolah, mal, hingga tempat-tempat yang berpotensi memicu keramaian. Untuk PPKM Level 3 sendiri, penerapan aturan tentang jumlah pengunjung atau murid sekolah yakni sebesar 25 persen. Kemudian untuk jam kerja atau jam operasional kemungkinan akan tutup lebih cepat.

“Kalau level 2 biasanya tutup jam 9, untuk level 3 ini kemungkinan akan tutup lebih cepat dan jam kantor juga akan lebih cepat,” katanya.

Lihat Juga :  Ketika Wawako Temukan 10 Warga tak Pakai Masker

Yudhi menambahkan untuk kasus varian omicron, dirinya tidak bisa memastikan secara langsung. Sebab untuk memastikan seorang tersebut terjangkit omicron atau tidak hanya bisa dilakukan pengecekan di Jakarta dan memakan waktu selama dua minggu.

Sedangkan untuk kelima kasus meninggal akibat Covid-19, Yudhi mengatakan tidak satupun yang terjangkit omicron, melainkan virus Covid-19 biasa.

“Kalau yang sudah diketahui ada empat yang terjangkit omicron, akan tetapi semuanya itu sudah sembuh semua. Untuk yang saat ini kasus aktif kita belum bisa pastikan,” katanya. (pitria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button