Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

SEHAT

Kolesterol Naik Pasca Lebaran, Ini Jenis Buah-buahan yang Bisa Mengatasinya

AsSAJIDIN.COM — Buah-buahan kaya serat dan nutrisi. Ini aneka buah-buahan yang efektif menurunkan kolesterol tinggi. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi sudah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Langkah antisipasi perlu dilakukan setelah banyak mengonsumsi makanan lezat dari olahan daging. Salah satunya, mengimbanginya dengan mengonsumsi buah-buahan yang dapat membantu menurunkan kolesterol dalam darah. Buah-buahan mengandung serat yang larut air. Serat yang larut dalam air dapat mengikat asam empedu sehingga bisa menurunkan penyerapan lemak dan kolesterol dalam darah.

Salah satu jenis serat larut yang terbukti dapat menurunkan kolesterol hingga 10 persen adalah pektin. Buah-buahan juga mengandung senyawa-senyawa kimia yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. Kolesterol baik atau HDL dapat membantu memperlancar aliran darah dan mencegah terjadinya penyakit jantung.

Pertama, apel, terutama kulitnya, mengandung pektin alias serat larut air yang ampuh menurunkan kolesterol. Pektin bekerja menyerap kolesterol dan lemak jahat di dalam usus halus untuk dibawa keluar tubuh lewat urine dan feses. Apel juga mengandung vitamin dan antioksidan polifenol yang membantu mengurangi peradangan. Serat dalam buah apel juga memberi rasa kenyang lebih lama sehingga membantu kita mengontrol nafsu makan.
Lalu Alpukat merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal.

Lihat Juga :  Merawat Rambut, Islam Punya Adabnya 

Buah alpukat baik untuk kesehatan jantung. Alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, serat, dan senyawa yang menghambat penyerapan kolesterol dalam tubuh. Penelitian menunjukkan, selain mempengaruhi kadar kolestrol, alpukat dapat memberikan rasa kenyang yang lebih tahan lama, bahkan hingga 3-5 jam setelah dikonsumsi.

Ada juga buah pir. Pir termasuk buah yang tinggi serat alami. Satu buah pir ukuran sedang dapat mencukupi 16 persen kebutuhan serat harian. Jenis serat yang terdapat dalam pir adalah pektin, yang dapat mengikat kolesterol dan mengangkutnya keluar dari tubuh sehingga kadar kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh bisa menurun.

Anggur, memiliki senyawa antioksidan tinggi, terutama anggur merah. Antioksidan dapat membantu meningkatkan kolestrol HDL dan menurunkan kolestrol jahat LDL serta trigliserida dalam darah.
Pepaya Pepaya merupakan buah penurun kolesterol HDL yang juga tinggi antioksidan, seperti likopen, vitamin C, dan vitamin E.

Lihat Juga :  Asap Oh...Asap ! Begini Dampaknya pada Paru-paru dan Jantung Manusia, Berikut Cara Mengatasinya

Kolestrol bisa menempel pada pembuluh darah jika terjadi oksidasi hingga akhirnya berkumpul membentuk plak dan menutupi pembuluh darah. Vitamin E dan C pada pepaya akan menyatu dengan enzim yang disebut paraxonase yang dapat menghambat terjadinya oksidasi kolesterol di dalam pembuluh darah.
Boleh juga mengonsumsi, jambu biji mengandung vitamin dan antioksidan yang bekerja melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas. Kadar kalium dan serat larut air dalam jambu biji juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Jeruk kaya akan serat larut air yang dapat mengikat kolesterol yang terserap di usus halus. Buah ini juga mengandung d-limonene, senyawa kimia yang bermanfaat untuk melarutkan kolesterol dan sekaligus membantu menghambat perkembangan kanker payudara dan kanker usus. Jeruk juga merupakan buah yang tinggi kadar vitamin C, yang membantu mencegah penumpukan kadar kolestrol LDL dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari buah-buahan ini, sebaiknya kita mulai mengonsumsinya dengan rutin sebanyak dua hingga tiga porsi sehari.(*/sumber: kontan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button