Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

SYARIAH

Jangan Ragukan Alquran dan Jangan Memperdebatkan Ayat-ayat Allah

ASSAJIDIN.COM –kita sedikitpun meragukan Al Qur’an, karena hanya orang kafirlah yang ragu terhadap Al Qur’an.

ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ

Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, QS. Al Baqarah (2) ayat 2

 وَلَا يَزَالُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي مِرۡيَةٖ مِّنۡهُ حَتَّىٰ تَأۡتِيَهُمُ ٱلسَّاعَةُ بَغۡتَةً أَوۡ يَأۡتِيَهُمۡ عَذَابُ يَوۡمٍ عَقِيمٍ

 Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu-raguan terhadap Al Quran, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat. QS. Al Hajj (22) ayat 55

Al Qur’an telah diturunkan dan dipelihara Allah, serta ayat-ayatnya disusun dengan rapi dan terperinci.

إِنَّا نَحۡنُ نَزَّلۡنَا ٱلذِّكۡرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. QS. Al Hijr (15) ayat 9

  الٓرۚ كِتَٰبٌ أُحۡكِمَتۡ ءَايَٰتُهُۥ ثُمَّ فُصِّلَتۡ مِن لَّدُنۡ حَكِيمٍ خَبِيرٍ

Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu, QS. Hud (11) ayat 1

  Janganlah kita mengingkari Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah kitab yang mulia yang tidak ada kebatilan di dalamnya dan diturunkan dengan sebenar-benarnya.

إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بِٱلذِّكۡرِ لَمَّا جَآءَهُمۡۖ وَإِنَّهُۥ لَكِتَٰبٌ عَزِيزٞ لَّا يَأۡتِيهِ ٱلۡبَٰطِلُ مِنۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَلَا مِنۡ خَلۡفِهِۦۖ تَنزِيلٞ مِّنۡ حَكِيمٍ حَمِيدٖ

Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al Quran ketika Al Quran itu datang kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya Al Quran itu adalah kitab yang mulia.

 Yang tidak datang kepadanya (Al Quran) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji. QS. Fussilat (41) ayat 41 – 42

  وَبِٱلۡحَقِّ أَنزَلۡنَٰهُ وَبِٱلۡحَقِّ نَزَلَۗ وَمَآ أَرۡسَلۡنَٰكَ إِلَّا مُبَشِّرٗا وَنَذِيرٗا

Lihat Juga :  Berbuat Baik itu untuk Dirimu Sendiri, Bila Berbuat Jahat Kembali juga kepada Diri Sendiri

Dan Kami turunkan (Al Quran) itu dengan sebenar-benarnya dan Al Quran itu telah turun dengan (membawa) kebenaran. Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. QS. Al Isra’ (17) ayat 105

Maka dari itu janganlah kita memperdebatkan ayat-ayat Allah, karena yang mendebatkan ayat-ayat Allah hanyalah orang kafir.

إِنَّ ٱلَّذِينَ يُجَٰدِلُونَ فِيٓ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ بِغَيۡرِ سُلۡطَٰنٍ أَتَىٰهُمۡ إِن فِي صُدُورِهِمۡ إِلَّا كِبۡرٞ مَّا هُم بِبَٰلِغِيهِۚ فَٱسۡتَعِذۡ بِٱللَّهِۖ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ

Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. QS. Al Mu’min (40) ayat 56

  مَا يُجَٰدِلُ فِيٓ ءَايَٰتِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فَلَا يَغۡرُرۡكَ تَقَلُّبُهُمۡ فِي ٱلۡبِلَٰدِ

Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah, kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperdayakan kamu. QS. Al Mu’min (40) ayat 4

  وَكَذَٰلِكَ أَنزَلۡنَٰهُ قُرۡءَانًا عَرَبِيّٗا وَصَرَّفۡنَا فِيهِ مِنَ ٱلۡوَعِيدِ لَعَلَّهُمۡ يَتَّقُونَ أَوۡ يُحۡدِثُ لَهُمۡ ذِكۡرٗا

 Dan demikianlah Kami menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali, di dalamnya sebahagian dari ancaman, agar mereka bertakwa atau (agar) Al Quran itu menimbulkan pengajaran bagi mereka. QS. Taha (20) ayat 113

Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah diperintahkan untuk mengikuti ketetapan Allah sebagai jalan yang lurus, apabila kita mengikuti jalan selain jalan Allah maka jalan itu akan mencerai beraikan. Jika kita berlainan pendapat maka kembali ke jalan yang lurus yaitu Al Qur’an dan As Sunnah. Kembali dan taat kepada Allah dan Rasul atau kembali kepada Al Quran dan As Sunnah merupakan ciri manusia beriman kepada Allah dan ciri manusia mencintai Allah dan Rasulnya.

Lihat Juga :  One Day One Ayat : QS Al-Baqarah 224, Berbuat Baik, Bertakwa dan Berdamailah...

Maka dari itu marilah kita meyakini Al Qur’an sebagai kebenaran yang haqiqi karena Al Qur’an itu dari sisi Allah.

Jadi, apakah patut kita mencari hakim selain Allah?

Apakah patut kita meragukan Al Qur’an?

Jawabannya Tentu saja tidak, karena Al Qur’an telah diturunkan dan dipelihara Allah sebagai pedoman dan petunjuk bagi manusia yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi dan terperinci, sempurna kalimatNya, yang kalimatNya tidak dapat dirubah, yang benar dan adil.

Maka, marilah kita mengikuti Al Qur’an dan As Sunnah agar kita tetap di jalan yang lurus dan tidak mengikuti persangkaan belaka, agar kita tidak menjadi orang yang berdusta terhadap Allah.

Untuk itu, jangalah kita hanya mengikuti yang telah ada tanpa punya pengetahuannya, karena perbuatan kita akan diminta pertanggung jawaban.

Janganlah kita mengingkari Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah kitab yang mulia yang tidak ada kebatilan di dalamnya dan diturunkan dengan sebenar-benarnya.

Maka dari itu janganlah kita memperdebatkan ayat-ayat Allah, karena yang mendebatkan ayat-ayat Allah hanyalah orang kafir.

Janganlah kita sedikitpun meragukan Al Qur’an, karena hanya orang kafirlah yang ragu terhadap Al Qur’an.(*/sumber: tulisan KH Muhammad Abdul Haris Ridho LC dkk)

Back to top button