Bila Ditanya Adakah Harta Abadi, inilah Jawabannya

AsSAJIDIN.COm — Suatu ketika Rasulullah mendapat hadiah seekor kambing. Lalu kambing itu disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan kepada para tetangga.“Sudah kamu bagikan semua daging kambing itu wahai Aisyah?” tanya Rasulullah.
“Sudah ya Rasulullah, tinggal pahanya saja.” jawab Aisyah.
“Wahai Aisyah, pahanya yang habis sedang yang tinggal adalah yang kamu bagikan,” kata Rasulullah.
Begitulah, harta milik kita yang sesungguhnya adalah harta yang kita keluarkan di jalan Allah. Harta yang dibelanjakan untuk membantu saudara, menolong meringankan beban derita sesama, untuk segala yang bermanfaat bagi hajat orang banyak. Itulah harta abadi yang akan menyertai dan menyelamatkan kita hingga yaumul akhir.
Sedang harta yang kita makan akan jadi kotoran. Harta yang kita genggam erat, kita simpan, kita bangga banggakan dan kita anggap sebagai milik kita akan usang. Jadi rosak dan sirna. Seberapapun kayanya seseorang, meski semasa hidupnya punya segalanya, tapi jika sudah mati yang dibawakan hanya beberapa lapis mori dan itupun akan hancur di alam kubur.
Itulah sebabnya Rasulullah sangat menganjurkan kepada umatnya agar banyak-banyak menyedekahkan hartanya dijalan Allah.(*)
