Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

KAJIANKALAM

Ditanya Ikhwal Kitab Taurat Nabi Musa, Begini Jawaban Nabi Muhammad SAW

ASSAJIDIN.COM — Mengutip Detik.com, kitab Taurat diturunkan Allah SWT kepada Nabi Musa AS sebagai pedoman hidup bagi Bani Israil. Berdasarkan catatan sejarah Islam, saat itu Firaun menganggap dirinya sebagai Tuhan dan memaksa Bani Israil untuk menyembahnya.

Bukti bahwa kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS termaktub dalam firman-Nya yakni surah Al Isra’ ayat 2 yang berbunyi sebagai berikut.

وَءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ وَجَعَلْنَٰهُ هُدًى لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَلَّا تَتَّخِذُوا۟ مِن دُونِى وَكِيلًا

Artinya: “Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,”

 

Rasulullah Ditanya 

Dalam Kitab Syarah Kasyifah as-Saja Fi Syarhi Safinah an-Naja diceritakan bahwa Abu Dzar bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apa itu lembaran-lembaran (kitab Taurat) Musa?”

Rasulullah menjawab, “Lembaran-lembaran Musa mengandung nasihat-nasihat. Di antaranya adalah aku heran dengan orang yang meyakini adanya kematian, bagaimana bisa ia merasa senang-senang? Aku heran dengan orang yang meyakini adanya neraka, bagaimana bisa ia tertawa-tawa?”

Lihat Juga :  Innalillahi... Usai Kumandangkan Azan Isya, Ahmad Dipanggil Allah, Kabar ini Viral di Medsos, Bikin Cemburu Netizen

“Aku heran dengan orang yang melihat dunia dan melihat bagaimana dunia mengontang-antingkan pengikutnya, bagaimana ia bisa merasa tenang-tenang saja mengejar dunia?

Aku heran dengan orang yang meyakini adanya qodar, bagaimana bisa ia tidak terima atau marah dengan keadaan nasibnya? Aku heran dengan orang yang meyakini adanya penghitungan amal (hisab), bagaimana bisa ia tidak beramal?”

Seperti dilansir dari Khazanah.republika.co.id, Syekh Nawawi al-Banteni dalam kitab yang ditulisnya menjelaskan bahwa di dalam Kitab Taurat disebutkan, Wahai anak cucu (Nabi) Adam, janganlah takut dengan kekuasaan seseorang selama kekuasaan-Ku masih tetap dan Kekuasaan-Ku akan selalu tetap serta tidak akan sirna selama-lamanya.

Hai anak cucu Adam, Aku telah menciptakanmu agar kamu beribadah kepada-Ku. Oleh karena itu janganlah kamu bermain-main.

Hai anak cucu Adam, janganlah kamu takut dengan rezeki yang sedikit selama gedung-gedung rezeki-Ku itu penuh dan banyak. Dan sesungguhnya gedung-gedung rezeki-Ku itu tidak akan sirna atau habis selama-lamanya.

Wahai anak cucu Adam, Aku telah menciptakan langit dan bumi. Aku tidaklah lemah dalam menciptakan semuanya. Apakah kamu menganggap-Ku lemah untuk memberikan satu roti yang Aku bagikan setiap waktu kepadamu?

Lihat Juga :  Para Suporter Berhijab yang Curi Perhatian Selama Piala Dunia

Hai anak cucu Adam, sebagaimana Aku tidak menuntutmu dengan amal besok, maka janganlah kamu menuntut-Ku dengan rezeki besok.

Hai anak cucu Adam, wajib atasmu melakukan kefardhuan untuk-Ku dan wajib atas-Ku memberikan rezeki kepadamu. Kemudian apabila kamu tidak mentaati kefardhuan-Ku maka Aku tetap memberimu rezeki sesuai apa yang telah ditetapkan.

Hai anak cucu Adam, apabila kamu ridho dengan apa yang telah Aku bagikan untukmu maka sungguh kamu telah memuaskan tubuhmu dan hatimu. Dan apabila kamu tidak ridho dengan apa yang telah Aku bagikan untukmu, maka Aku menguasakan dunia untuk mengalahkanmu, sehingga kamu akan bingung di dunia sebagaimana binatang-binatang liar merasa bingung di lahan yang lapang.

Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, kamu tidak akan memperoleh dari dunia kecuali apa yang telah Aku bagikan kepadamu dan kamu disisi-Ku adalah orang yang tercela.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button