Adab Berdoa Menggunakan Kata Robbana
AsSAJIDIN.COM — Doa tidak bisa dilepaskan dari kehidupan seorang mukmin. Da ibarat kunci untuk membuka pintu langit sehingga terkabulnya semua hajat.
Mungkin sering kita mendengar orang berdoa mengucapkan kata ‘Ya Rabbana’. Bahkan kita mungkin malah melakukannya.
Sepintas mungkin tidak ada yang aneh dengan kata tersebut. Kita pun sudah menganggap sebagai kelaziman.
Tetapi, tepatkah berdoa dengan mengucap ‘Ya Rabbana’?
Ini Penjelasannya
Dikutip dari Bincang Syariah, pakar tafsir Alquran, Quraish Shihab menyinggung penggunaan kata ini. Menurut dia, doa-doa yang tercantum dalam Alquran tidak ada satupun yang mencantumkan kata ‘Ya’.
Tidak ada kata ‘Ya Rabbana’ yang artinya ‘Wahai Tuhan kami’ dalam Alquran. Sehingga, Quraish menganjurkan kata tersebut tidak digunakan.
Kata ‘Ya’ yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia ‘Wahai’ menandakan Allah itu jauh. Seharusnya, seorang Muslim ketika berdoa merasa Allah itu dekat.
Karena itu, Quraish menyarankan agar penggunaan kata ‘Ya Rabbana’ diubah menjadi ‘Rabbana’. Karena kata kedua menandakan betapa dekatnya Allah dengan makhluk-Nya. (*/sumber: konsultasi syariah)
