Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

DUNIA ISLAM

Kapan Mengerjakan Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram Tahun 2023? Inilah Keutamaanya

ASSAJIDIN.COM —  Inilah waktu yang tepat untuk mengerjakan puasa Tasua dan Asyura di bulan Muharram 2023, kalian bisa cek keutamaan mengerjakan amalan ini.

Puasa Asyura dan Tasua memiliki banyak keutamaan dan syafaat yang baik, salah satunya adalah dosa akan diampuni selama satu tahun yang lalu.

Ustadz Khalid Basalamah mengatakan puasa ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan dan dijalankan dengan penuh keikhlasan pada bulan Muharram karena dianjurkan juga oleh Rasulullah SAW.

Seperti yang tertuang di dalam hadis Imam Muslim, Abu Qatadah Al Anshori, puasa ini sangat dianjurkan dan banyak keutamaan bila dikerjakan hanya karena Allah SWT.

Lihat Juga :  Ustadz AF Dilaporkan ke Polda Sumsel Karena Diduga Palsukan Tandatangan di Akta Otentik

سَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, “Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ‘Asyura? Beliau menjawab, Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu,” (HR. Muslim).

Lalu kapan waktu yang dianjurkan untuk mengerjakan puasa ini? dilihat dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2023.

Maka pada 19 Juli 2023 sebagai hari libur nasional dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah sehingga puasa Tasua jatuh pada Kamis, 27 Juli 2023 sedangkan puasa Asyura pada Jumat, 28 Juli 2023.

Lihat Juga :  Lepaskanlah  Kesusahan Saudaramu, Allah Janjikan Kemudahan Bagimu

Ustadz Khalid Basalamah menyebut amalan ini salah satunya puasa, puasa ini cukup dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah.

“Pada puasa Tasu’a yaitu pada tanggal 9 Muharram hal ini sebagai pembeda antara umat Islam dengan kebiasaan kaum Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram,” katanya.

Amalan sunnah ini menurut ustadz, janganlah dilewatkan selagi masih bisa mengerjakannya, karena kita semua tidak pernah atau sampai kapan kita hidup. (reno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button