Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MOZAIK ISLAM

Doa Nabi Musa AS ketika Menghadapi Firaun, Lestari Hingga Sekarang

ASSAJIDIN.COM — Pernahkah Anda mendengar lafadz Robbisrohli sodri? Jika Anda sering pergi ke acara ceramah pasti sering mendengarnya, karena lafadz tersebut sering baca oleh seorang penceramah sebelum memulai khutbahnya.

Robbisrohli sodri merupakan lafadz yang memiliki arti dan makna yang sangat bagus, terlebih lagi doa lengkapnya yaitu robbisrohli sodri wa yassirli amri wah lul uqdatan min lisani yafqohu qouli.

Kalimat tersebut merupakan doa yang pernah dipanjatkan oleh Nabi Musa AS kepada Allah SWT ketika beliau diperintah oleh Allah untuk berdakwah kepada Fir’aun. Nabi Musa AS sadar bahwa tugas yang diberikan oleh Allah kepada beliau adalah bukan tugas yang ringan.

Oleh karena itu kita sebagai muslim alangkah baiknya sering mengamalkan doa Nabi Musa ini. Adapun arti robbisrohli beserta tulisan Arab dan maknanya adalah sebagai berikut.

Robbisrohli sodri adalah penggalan doa Nabi Musa AS dan juga ayat dari Surat Thaha Ayat 25 yang artinya “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku“. Adapun tulisan Arab, latin dan artinya adalah sebagai berikut.

رَبِّ ٱشْرَحْ لِى صَدْرِى

Latin: Rabbisyrah li sadri

Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku

Lihat Juga :  Ribuan Masyarakat Sumsel Gelar Aksi Solidaritas Selamatkan Uighur

Robbisrohli sodri merupakan penggalan dari doa yang dipanjatkan oleh Nabi Musa AS ketika dalam kesulitan, yaitu saat akan menghadapi Fir’aun.

Makna robbisrohli sodri adalah supaya segala kesusahan yang menyesakkan dada dapat diangkat hingga berubah jadi rasa mudah.

Nabi Musa memohon kepada Allah dengan berkata, “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku agar aku bersabar dalam mendapatkan berbagai rintangan” (Tafsir al-Mukhtashar).

Lafadz robbisrohli sodri merupakan potongan dari doa yang dipanjatkan oleh Nabi Musa AS dan merupakan ayat ke 25 dalam Surah Thaha. Adapun doa Nabi Musa AS secara lengkap berasal dari Surat Thaha ayat 25-28 sebagai berikut.

Adapun doa Nabi Musa yang berasal dari Surat Thaha ayat 25-28 Arab, latin dan artinya sebagai berikut.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

 

Latin: Robbisrohli sodri wa yassirli amri wah lul uqdatan min lisani yafqohu qouli

Artinya:

“Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.”

Ayat 25. [Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadakuTafsir: Musa ‘alaihissalam berkata, “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku agar aku bersabar dalam mendapatkan berbagai rintangan. (Tafsir oleh al-Mukhtashar)

Ayat 26. [dan mudahkanlah untukku urusanku,Tafsir: Dan mudahkanlah aku dalam apa yang Engaku perintahkan kepadaku berupa penyampaian risalah. (Tafsir oleh al-Wajiz)

Ayat 27. [dan lepaskanlah kekakuan dari lidahkuTafsir: Dan sembuhkanlah kekakuan lidahku, yaitu penyakit aphasia, supaya dimudahkan pelafalannya dan bisa memberi pemahaman manusia serta supaya mereka tidak membenciku. (Tafsir oleh al-Wajiz)

Ayat 28. [agar mereka mengerti perkataankuTafsir: agar mereka memahami perkataanku tatkala menyampaikan risalah-Mu. (Tafsir oleh al-Mukhtashar)

Berdasarkan tafsir diatas bisa disimpulkan beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari mengamalkan doa tersebut yaitu sebagai berikut.

  • Allah SWT akan mengangkat segala sesuatu yang membuat dada menjadi sesak.
  • Allah SWT akan memudahkan segala urusan di dunia.
  • Allah SWT akan menghilangkan segala kesusahan dan rintangan dalam hidup.
  • Melancarkan segala ucapan dan mudah dipahami oleh orang yang mendengarnya.
Lihat Juga :  Dukung Kearifan Lokal, Ratu Dewa Dukung Terjemahan Al Quran Bahasa Palembang

Semoga bermanfaat. (*/Freedomsiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button