Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Buka Perkemahan Wirakarya Nasional, Menag Minta Perguruan Tinggi Keagamaan Cetak Generasi Rahmatan Lil Alamin

ASSAJIDIN.COM — Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas membuka kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) XV Tahun 2021 di Dining Hall Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Kamis (11/11).

Gus Menteri berharap, nilai-nilai kepramukaan mampu ditransformasikan dalam perilaku mahasiswa, salah satunya pemahaman agama yang inklusif, moderen, dan damai.

Menurut Menteri Agama, PWN PTK menjadi tolak ukur sejauh mana PTK berhasil melakukan Revitalisasi Gerakan Pramuka, di tengah masyarakat yang berubah. Munculnya generasi milenial, kelompok menengah dan urban harus dipahami sebagai peluang sekaligus tantangan bagi perguruan tinggi.
“Pramuka harus menjadi “rumah bersama” bagi sekumpulan generasi muda yang ingin berkembang, berkarya dan menempa diri.

Rancang bangun kegiatan kepramukaan harus mampu menjawab kebutuhan generasi millenial yang akrab dengan teknologi digital. Nilai-nilai kepramukaan seperti kemandirian, gotong-royong, perjuangan hidup, keberanian, dan kepekaan sosial harus mampu ditransformasikan ke dalam perilaku mahasiswa,” jelas Menteri Agama.
Dia juga menegaskan, PTK harus menyiapkan dan mencetak generasi muda Indonesia yang memiliki pemahaman dan kapasitas keagamaan yang rahmatan lil ‘alamin.

Lihat Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriyah, Selasa 13 April 2021

Dalam perspektif Kementerian Agama, tentu melalui pengarusutamaan Moderasi Beragama. Pemahaman agama yang inklusif, toleran dan damai menjadi keniscayaan di tengah-tengah pluralitas bangsa.
“Misi memperteguh semangat kebangsaan salah satunya tercermin pada NKRI dan Pancasila harus diletakkan bersama-sama dengan penciptaan suasana keagamaan yang moderat. PWN PTK XV yang dirancang tidak saja untuk mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, namun juga Perguruan Tinggi Keagamaan lain, merupakan cermin bahwa kita mempunyai komitmen pluralisme dan upaya serius membangun hubungan yang harmonis lintas iman dan lintas agama,” tegasnya.

“Indonesia harus menjadi contoh bangsa lain, betapa kita sudah selesai dan tidak mempersoalkan perbedaan agama, ras, suku, dan golongan. Semua warga negara bisa hidup bersama, rukun, dan damai dalam wadah NKRI. Itu dipelopori oleh mahasiswa PTK yang kita cintai ini,” tuntas Gus Menteri.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya dalam sambutannya menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel sangat mendukung kegiatan-kegiatan kepramukaan. Salah satunya pembangunan Bumi Perkemahan Pramuka Kwarda Sumatera Selatan di Gandus, Kota Palembang, yang saat ini masih dalam pembangunan.

Lihat Juga :  Menag Berharap Sumsel Jadi Barometer Kedamaian Beragama

Bumi perkemahan ini dipersiapkan untuk menyambut peserta Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Nasional Tahun 2022, yang akan digelar pada bulan November dan diikuti 7.000 peserta dari Polda se-Indonesia.

“Hal ini merupakan upaya mengembangkan pendidikan kepramukaan di Sumsel untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Gerakan Pramuka. Saya ucapkan Selamat Mengikuti Rangkaian Kegiatan Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan XV Tahun 2021,” tutur Mawardi Yahya.

Hadir pada acara pembukaan, Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar M.Ag, Dirjen Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani S.Tp, MT, Forkompinda Provinsi Sumsel, pejabat eselon II dan III Kemenag RI, Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA, rektor UIN Raden Fatah Palembang Pror. Dr. Nyayu Khadijah S.Ag, M.Si, serta pejabat eselon III Kanwil Kemenag Sumsel. (*/rilis)

Back to top button