NASIONAL
Akhir Bulan, Yaqut akan Launching Buku Nikah Elektronik, seperti Apa?
AsSAJIDIN.COM — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) akan meluncurkan Buku Nikah Elektronik pada akhir bulan Ini. Hal ini diungkapkan Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas saat diwawancarai sesuai meresmikan Kampus Jakabaring Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (Rafah) Palembang, Senin (24/05/2021).
Yaqut mengatakan, pihaknya berencana akan meluncurkan Buku Nikah Elektronik pada akhir bulan ini. “Ya, rencananya akhir Mei ini kita akan meluncurkan buku nikah elektronik. Nah buku nikah elektronik ini untuk menggantikan Buku Nikah lama yang dinilai rentan terjadi kerusakan ataupun kehilangan,” katanya.
Lanjutnya, buku nikah elektronik ini nantinya akan terhubung dalam jaringan internet sehingga bisa diakses oleh pasangan nikah dan mudah untuk di cetak. “Buku nikah akan di link, sehingga pasangan menikah bisa di cetak di manapun. Ini menjadi kemudahan bagi pasangan Nikah karena kecepatan untuk mengakses data diri pasangan suami istri sebagai mana yang tertera,” ujar Yaqut.
Yaqut menjelaskan, Buku Nikah Elektroni atau buku nikah Digital ini dinilai lebih mudah dan efektif karena tak perlu repot membawa buku nikah seperti buku nikah fisik. Selain itu, juga bisa menghindarkan dari kondisi buku yang rusak ataupun kehilangan. “Jadi pasangan suami istri tak perlu repot membawa buku nikah lagi, cukup tunjukan saja digitalnya jika ada pengecekan. Selain itu juga datanya juga tersimpan dalam arsip elektronik,” jelasnya.
Lebih lanjut diungkapkannya, Kehadiran Buku nikah Elektronik juga mempercepat layanan bagi pasangan pengantin. Sebab, pasangan pengantin yang baru melangsungkan pernikahan bisa langsung menerima kartu nikah digital secara online yang dikirim melalui nomor WhatsApp maupun alamat email. “Itu sudah terakses dari pihak KUA bisa langsung mengirim ke nomor telepon atau email yang didaftarkan. Itu sudah mengurangi waktu, biaya. Dari sisi kecepatan pun cepat,” ungkap Yaqut seraya menambahkan digitalisasi buku nikah ini nantinya juga menjangkau seluruh KUA di Indonesia. Jadi tidak hanya menjangkau di KUA daerah saja. (MN)
