Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Kisah Ustadzah Rudaiyah, Ikhlas Mengajar Ngaji di Rumah Kontrakan yang Sempit tanpa Meminta Bayaran

ASSAJIDIN.COM –Hari Selasa 2 Maret 2021 Jam:15.30 – 16.30 Tim FKPI dipimpin Ustad Beni Subandri,  melaksanakan kunjungan rutin ke TKA/TPA Faiz yang bertempat di Jln.talang kerangga Lrg. Lebak Malang No 390 rt.22 RW 08 Kel.30 Ilir Kec.Ilir Barat 2 Palembang.

TKA/TPA Faiz saat ini memiliki 12 anak didik yang tidak memunggut biaya dari peserta didiknya.

Dalam wawancara singkatnya Ust Beni Subandri, S.Pd bertanya kepada Ustadzah Rudaiyah.

𝗨𝘀𝘁 𝗕𝗲𝗻𝗶: Apa motivasi yang melatar belakangi Ustdzah untuk tetap membuka kelas TKA/TPA dirumah dengan segala keterbatasan yang dimiliki,

𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇𝗮𝗵 𝗥𝘂𝗱𝗮𝗶𝘆𝗮𝗵: ” saya hanya berharap ridho Ilahi dan mempunyai rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap Akhlak generasi kedepannya. Secara biologis mereka bukan anak-anak saya, tapi secara social mereka juga anak-anak saya. Saya memang ga punya harta, tapi saya masih punya tenaga, waktu dan curahan kasih sayang serta kepedulian, mungkin inilah bentuk jihad saya.

Lihat Juga :  Pasar Ikan Modern Palembang, Potensial tapi Malah Terbengkalai

𝗨𝘀𝘁 𝗕𝗲𝗻𝗶: Subhanallah. Bagaimana Status Kepemilikan rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat belajar mengaji ini?

𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇𝗮𝗵 𝗥𝘂𝗱𝗮𝗶𝘆𝗮𝗵 rumah ini saya ngontrak.

𝗨𝘀𝘁 𝗕𝗲𝗻𝗶: oooh.. berapa biaya ngontraknya?

𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇𝗮𝗵 𝗥𝘂𝗱𝗮𝗶𝘆𝗮𝗵: “400.000 perbulan ust”.
Ust Beni: Lalu untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari bagaimana? Dan suami Ustadzah kerja dmn?

𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇𝗮𝗵 𝗥𝘂𝗱𝗮𝗶𝘆𝗮𝗵: “saya guru honor yang punya penghasilan 1 jt/bulan, klo suami saya bekerja apa saja (serabutan). Saya juga buka warung jajanan anak-anak dirumah setelah selesai mengajar.

𝗨𝘀𝘁 𝗕𝗲𝗻𝗶: heem (sambil menghela nafas panjang), baiklah Ustadzah, saya salut dan bangga dengan Ustadzah dengan segala keterbatasan masih mau berbagi ilmu, waktu dan tenaga. Saya ikut mendoakan ustadzah semoga tetap diberikan kemudahan dan keikhlasan. Bersabarlah sesungguhnya Alllah dan rosul menjadi saksi perjuangan Ustadzah ini.
𝗨𝘀𝘁𝗮𝗱𝘇𝗮𝗵 𝗥𝘂𝗱𝗮𝗶𝘆𝗮𝗵: Aamin Yra.

Lihat Juga :  Dialog Seru Jay Kim, Youtuber Korea Selatan yang Pilih Jalan Islam dengan Sang Ibu

Sahabat-sahabat semua, lihat foto-foto senyum tulus anak-anak diatas, masihkah tidak tergerak hati kita untuk ambil bagian dari persiapan perubahan peradaban generasi kedepan, cukup dengan sebutir kepedulian terhadap mereka (ustadzah, anak-anak) di lingkungan masing-masing sudah cukup memadai.

Sahabat semua, betapa banyak pelajaran kehidupan yang bisa kita ambil disetiap sudut-sudut kejadian dan kenyataan disekitar kita, jangan pernah ada kata menyerah untuk sebuah perjuangan dan pengorbanan. karena semuanya tidak akan pernah sia-sia. (*/Sumber: Tim FKPI)

Back to top button