Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Gus Mus : Saatnya Kita Berjarak dengan Dunia dan Merapat ke Allah

ASSAJIDIN.COM — KH Musthafa Bisri mengatakan bahwa saat ini Allah SWT ‘memaksa’ manusia untuk berjarak dengan dunia melalui wabah Covid-19.

Selama ini menurutnya, manusia sudah terlalu dekat dan tidak berjarak dengan dunia. Akibatnya manusia pun berjarak dengan Allah.

“Saatnya kita berjarak dengan dunia dan melatih diri untuk merapat dengan keluarga terutama merapat kepada Allah,” katanya, belum lama ini.

Dengan datangnya pandemi Covid-19 ini, semua diingatkan bahwa seluruh manusia adalah bersaudara. “Kita bukan hanya saudara satu bangsa dan satu negara, tapi kita adalah saudara sesama manusia,” Gus Mus mengingatkan.

Lihat Juga :  Bersih-bersih Masjid Ditingkatkan Setiap Pekan Cegah Virus Corona

Gus Mus menambahkan, Covid-19 adalah wabah kemanusiaan. Dalam penularannya, Corona tidak pandang apakah orang itu kaya atau miskin, pejabat atau masyarakat biasa, atau laki-laki atau perempuan. Covid-19 adalah permasalahan bersama yang harus dihadapi bersama. “Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya,” katanya mengutip hadits Nabi Muhammad Saw. Dalam situasi seperti ini, setiap individu tidak boleh menunjukkan ke-aku-annya dan larut dalam perdebatan berlarut yang membanggakan kemampuan diri masing-masing. “Jika berbeda pandangan maka kembalikan kepada ahlinya,” sarannya.

Lihat Juga :  Tips Mencegah dan Menghindari Terjangkit Virus Corona

Dalam situasi pandemi saat ini yang perlu dilakukan semua orang juga adalah menghentikan perdebatan apakah Covid-19 nyata atau rekayasa. Gus Mus mengingatkan bahwa corona sudah nyata menjadi wabah di seluruh dunia yang sudah banyak mengakibatkan banyak kehilangan jiwa.

“Saya memakai masker bukan melindungi diri saya sendiri tapi juga agar tidak menulari orang lain,” ungkapnya. Jika semakin banyak kasus di Indonesia, maka imbasnya juga akan semakin banyak negara yang menutup pintu kedatangan warga Indonesia.(*/sumber: nu online)

 

Back to top button