Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Upacara HUT ke-75 RI Tanpa Amanat dan Pembacaan Teks Pancasila

ASSAJIDIN.COM –Upacara bendera 17 Agustus dalam rangka memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Palembang berlangsung seperti biasanya dalam jangka dalam waktu sekitar 15 menit. Hal yang berbeda kali ini upacara tanpa amanat dari inspektur upacara dan pembacaan teks Pancasila.

Upacara dilakukan di Rumah Dinas Walikota Palembang, Senin (17/8/2020). Dihadiri oleh 60 peserta diantaranya Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Kota Palembang. Walikota Palembang Harnojoyo bertugas sebagai Inspektur Upacara dan Komandan Upacara dari Polsek Seberang Ulu II AKP Roy Aprian Tambunan SP. SIK.

Bendera dikibarkan oleh 3 orang Paskibraka angkatan 2019 yakni Livia Andini Putri dari SMA 17, Taufik Hidayat dari MAN 2, Rio Bagus Pratama dari SMA 3.

Lihat Juga :  Buka STQH ke-XII Tingkat Kabupaten Banyuasin, Ini Pesan yang Disampaikan Muhammad Farid

Upacara dilakukan pukul 07.30 dan berakhir pukul 07.45. Sesuai arahan pusat upacara dilakukan sesingkat mungkin. Dengan rangkaian mengheningkan cipta, pembacaan proklamaai, dan UUD 1945. Upacara kemerdekaan kali ini tanpa amanat inspektur upacara dan tidak ada pembacaan teks Pancasila.

Walikota Palembang Harnojoyo mengucapkan selamat kemerdekaan untuk Indonesia. Ia mengatakan, 75 tahun lalu para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan. Saat ini bangsa Indonesia harus memperjuangkan dari pandemi Covid-19.

Ia memohon masyarakat untuk maklum karena kegiatan 17an dilakukan terbatas. Dengan upacara ini mengingatkan untuk melawan Covid-19. Saat terbebas dari Covid nanti kegiatan yang dilakukan bersama dapat dilakukan lagi.

Lihat Juga :  Berbagai Instansi Diganjar Penghargaan dari Balai Bahasa, Lestarikan Bahasa Indonesia

“Semangat untuk bersatu, berkarya dan bergotong royong. Tahun ini juga tidak bisa berkumpul dengan Legiun Veteran karena Covid ini,” katanya.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, di momentbini diharapkan untuk memperbanyak doa semoga bencana ini segera usai. Karena banyak masyarakat terkena dampak, korban meninggal, dan masyarakat jatuh miskin.

“Di moment ini mari semangati saudara kita untuk bangkit, dan kita diberikan kekuatan menghadapi hari esok dan Indonesia semakin berjaya,” katanya. (*/Kamayel Ar-Razi)

Back to top button