CAHAYA RAMADANDUNIA ISLAM

Tata Cara dan Niat Melaksanakan Salat Tarawih Sendiri Dirumah, Umat Muslim Wajib Tahu….!

Oleh : Jemmy Saputera ( Wartawan di Palembang)

AsSajidim.com Palembang——Di bulan Ramadhan, tidak semua umat muslim memiliki kesempatan melaksanakan sholat tarawih secara berjamaah di masjd. Ada yang terhalang oleh pekerjaan, kesibukan tertentu, atau orang tua yang harus menjaga anak di rumah.

Ramadan adalah bulan penuh berkah. Bagi umat muslim, ramadan juga peluang untuk memperbanyak ibadah, salah satunya melaksanakan ibadah salat tarawih. Bolehkah, ibadah sunah yang memiliki keistimewaan tersendiri itu dikerjakan sendiri dirumah, lalu bagaimana hukum dan tata cara mengerjakannya…?

 

Secara hukum, salat Tarawih merupakan sunah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan. Pelaksanaannya bisa dilakukan secara berjamaah maupun sendiri (munfarid). Artinya, jika seseorang memiliki kendala untuk hadir di masjid, ia tetap dapat mengerjakannya sendiri di rumah dan tetap memperoleh keutamaan ibadah tersebut.

Kendati salat Tarawih yang dilakukan sendiri tetap sah dan tidak mengurangi keabsahan ibadahnya, namun pelaksanaan Tarawih secara berjamaah tetap memiliki nilai keutamaan tersendiri.

Adapun Niat Salat Tarawih Sendiri adalah sebagai berikut: “Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’ala.”
Artinya: Saya niat salat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Salat Tarawih Sendiri
Secara tata cara, salat Tarawih yang dikerjakan sendiri tidak berbeda dengan pelaksanaan salat sunah dua rakaat pada umumnya.

Berikut tahapannya:

  • Membaca niat dalam hati, lalu melakukan takbiratul ihram dengan mengucapkan “Allahu Akbar”.
  • Membaca doa iftitah.
  • Membaca surah Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan surah pendek dari Al-Qur’an. Dianjurkan membaca surah At-Takasur pada dua rakaat pertama, lalu dilanjutkan hingga surah Al-Lahab pada rakaat berikutnya.
  • Rukuk dengan tuma’ninah, kemudian i’tidal.
  • Sujud pertama, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.
  • Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulang bacaan seperti rakaat pertama dengan surah berbeda, misalnya Al-Ikhlas.
  • Menutup dengan tahiyat akhir dan salam.
  • Mengulang hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan, baik 8 maupun 20 rakaat.
  • Setelah menyelesaikan tarawih, dianjurkan untuk menutupnya dengan sholat witir.
Lihat Juga :  Berita Foto : Uludag Bursa Turki

Salat Tarawih lazimnya dikerjakan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, yang masing-masing dilakukan dengan dua rakaat satu salam. Setelahnya, ibadah ditutup dengan salat Witir sebagai penyempurna salat malam di bulan Ramadan.

Dengan demikian, bagi umat Muslim yang berhalangan hadir ke masjid, tidak perlu khawatir. Salat Tarawih tetap dapat dilaksanakan secara mandiri di rumah dengan tata cara yang sama dan tetap bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Niat Dan Cara Sholat Witir

Sholat witir dilaksanakan dengan jumlah rakaat ganjil. Bisa satu rakaat, tiga rakaat, atau dua rakaat ditambah satu rakaat. Hanya saja, di Indonesia, lazimnya salat witir ini menggunakan tiga rakaat dengan satu salam. Berikut niatnya :

Lihat Juga :  Indonesia, Islam dan Gerakan Antipelit

Niat Witir 1 Rakaat ;

Ushallii sunnatam minal witri rak’atal lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat Witir 2 Rakaat

أصلى سنة من الوتر ركعتين لله تعالى

Ushallii sunnatan minal witri rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Niat Witir 3 Rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka‘atin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

* Tata Cara Witir 3 Rakaat dengan Satu Salam

Sholat witir 3 rakaat dengan satu salam dilaksanakan tanpa tasyahud awal (langsung berdiri setelah sujud rakaat kedua) untuk membedakannya dengan sholat Maghrib. Berikut tata cara detail sholat witir 3 rakaat 1 salam:
  • Niat & Takbiratul Ihram: Berniat dalam hati dan mengucap takbiratul ihram.
  • Rakaat Pertama: Membaca Al-Fatihah, dilanjutkan surat pendek (misal: Al-A’la).
  • Rakaat Kedua: Berdiri kembali, baca Al-Fatihah, lalu surat pendek (misal: Al-Kafirun).
  • Tanpa Tasyahud Awal: Setelah sujud rakaat kedua, langsung berdiri untuk rakaat ketiga.
  • Rakaat Ketiga: Baca Al-Fatihah, lalu surat pendek (misal: Al-Ikhlas).
  • Rukuk & Sujud: Lakukan rukuk, i’tidal, dan sujud.
  • Tasyahud Akhir & Salam: Duduk tasyahud akhir, membaca doa tasyahud, dan diakhiri satu salam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button