SYARIAH
Berbuat Baik yang Bernilai di Mata Allah Menurut Alquran
Dengan Apa, Kapan dan Dimana Berbuat Baik?

AsSAJIDIN.COM — Setiap manusia di dunia ini pasti punya naluri untuk berbuat baik. Hampir tidak ada orang yang waras yang tidak suka jika melihat orang lain berbuat baik.
Namun pertanyaannya, apakah semua perbuatan baik itu bernilai di mata Allah ? Ternyata tidak. Ada perbuatan baik yang sia-sia di mata Allah yang tidak ada nilainya. Firman Allah
Surat 18(Al-Kahfi):ayat 103-104
Artinya: Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Surat 35(Faathir):Ayat 37
Artinya: Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.
Surat 2(al-baqarah) :Ayat 11-12
Artinya: Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi [24]”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.
Bagaimana perbuatan baik yang bernilai di hadapan Allah? Untuk menjawab pertanyaan ini, marilah kita pergunakan konsep 5W1H dengan mengacu kepada sumber kebenaran di al Quran.
Pada tulisan ketiga ini, setelah tahu bagaimana, dan siapa saja yang harus berbuat baik, bahasan kali ini adalah dengan apa, di mana dan kapan waktu berbuat baik, atau bahasa inggrisnya what, where and when?
What? Dengan apa kita berbuat baik? Dengan apa saja yang kita miliki.
Dalam Alquran Surat 2(al-baqarah) : 215
Artinya : Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.” Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.
Jadi dengan apa kita berbuat baik, bisa dengan harta, ilmu, waktu, apa saja yang bermanfaat.
Where? Dimana kita berbuat baik? Dimana saja selalu bermanfaat dan tidak sia-sia.
Firman Allah
Surat 3 (ali Imran) :190-191
Artinya: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
When? Kapan kita berbuat baik? Kapan saja, siang dan malam, pagi atau petang. Sejak bangun tidur hingga tidur kembali.
Firman Allah
Surat 2(Al-baqarah) Ayat:274
Artinya: Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Baik sedang lapang/luas/kaya dan sempit/sedang tidak punya/miskin
Firman Allah
Surat Ali imran3 Ayat :133-144
Artinya : Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. (*)
