Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

Bermula Dari Masjid, JPRMI : Jawaban Atas Persoalan Para Remaja

Palembang AsSidin.com–Bertujun membentuk masyarakat Indonesia yang religius, berdasarkan Al Quran dan Hadist. Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) selama 2 hari terhitung hari ini, Sabtu (28/5/2022) dan Ahad besok (29/5/2022).

Ketua Umum JPRMI Sumsel, Ustadz Rediansyah, SE, mengatakan, JPRMI adalah wadah terbentuknya remaja masjid yang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peradaban Islam di tanah air.

Seperti yang kita ketahui bersama, kata Ustadz Rediansyah mayoritas remaja saat ini banyak yang tidak peka terhadap hal-hal yang baik. Oleh sebab itu, melalui JPRMI ini kami ingin membina jiwa-jiwa para remaja tersebut agar tidak larut dalam hal-hal yang merugikan. Seperti misalnya, pergaulan bebas, narkoba bahkan tak perduli terhadap sekitarnya karena asyik bermain game sehingga lupa akan tanggung jawab, kewajiban. Baik untuk dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungannya.

Lihat Juga :  Porno Mengintai, Awasi Buah Hati Kita Sejak Dini

” Kami ingin menggaungkan kembali peran Masjid sebagai wadah untuk membangun dan membina kreatifitas remaja agar terus melangkah di jalan yang di ridhoi Allah SWT, ” katanya.

Kepada AsSajidin, Ustadz Rediyansah mengatakan kegiatan ini adalah momentum untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya para remaja dalam membentuk suatu peradaban manusia yang akhlakul karimah.

” Dari masjid kita ubah hal negatif menjadi yang positif.Oleh sebab itu, kami sadar peran JPRMI tidaklah mudah, tapi kami akan tetap terus berusaha dan berjuang agar para remaja Indonesia kedepan benar-benar memiliki karakter yang genius dan religius.

Lihat Juga :  Bekali 5 Sikap Tegas Ini kepada Anak agar tak Jadi Korban Perundungan (Bullying)

Sementara itu, Ustadz Emil Rosmali, MM M. Hum yang di daulat menjadi dewan Pembina JPRMI Sumsel memulai sambutannya dengan mengutip petikan ucapan bung Karno.

” Aku tak perlu banyak, aku cuma butuh 5 sampai 10 pemuda untuk mengubah tatanan dunia. Takbir, Allahu Akbar, ” katanya penuh semangat berapi-api.

Kepada tamu undangan yang hadir, Ustadz Emil juga memberikan semangat agar jangan kendor dalam menasehati dan mengajak para remaja muslim untuk satu arah dalam menjalani hidup berdasarkan Al Quran dan Hadist.

” Mulailah dari Masjid untuk berniaga dengan Allah SWT. Yakin, sabar dan tegakkan sholat. Dengan begitu maka kesulitan apa pun akan menjadi ringan, percayalah. Niat baik akan berakhir dengan yang baik, ” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button