Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Hari Amal Bhakti Kemenag, Momen Instropeksi Diri Perbaikan Layanan kepada Umat

ASSAJIDIN.COM — Kerukunan umat beragama terus dijaga agar tak terjadi konflik di Sumatera Selatan. Salah satu pemicu konflik ini karena tak ada keharmonisan yang terjaid antar masyarakat yang berbeda agama.

Kondisi ini menjadi salah satu fokus Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumsel. “Sampai saat ini tidak ada konflik terkait agama di Sumsel, kondisi zero konflik ini terus kita pertahankan,” ujar Plt Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumsel, Deni Priansyah usai upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) ke-76 di Griya Agung, belum lama ini.

Deni mengungkapkan, hingga saat ini belum terdengar hiruk pikuk atau hal yang bisa memecah belah keutuhan umat beragama di sumsel. “Belum ada satupun laporan dari daerah bahwa terjaid konflik di daerah,” ungkapnya

Lihat Juga :  Pemprov Sumsel Raih Predikat Zona Hijau Kategori A Penyelenggaraan Layanan Publik dari Ombudsman RI

Deni mengatakan, jajaran kemenag akan terus meningkatkan pelayanan kepada umat beragama di Sumsel. Dengan begitu, pelayanan keagamaan dapat berkembang dan terus mempertahankan zero konflik. “Melalui HAB ini, kita dapat mengevaluasi dan introspeksi diri sejauh mana dan apa saja yang telah kita lakukan dalam pelayanan kepada umat,” katanya

Dijelaskannya, ada tujuh program unggulan Kemenag tahun ini, diantaranya tentang oelayanan publik, kerukunan umat beragama dan lainnya. “2022 ini merupakam tahun kerukunan, dimana kita harapkan dapat dijadikan inspirasi sehingga bisa betul-betul taat dan bisa menghargai satu sama lain dalam rangka mewujudkan NKRI di bawah naungan UUD dan Pancasila,” jelas Deni

Upacara peringatan HAB ke-76 di Sumsel, sebagai inspektur Gubernur Sumsel, Herman Deru

Lihat Juga :  Membangun Spiritual dan Kehidupan Beragama juga Penting, tak Hanya Fisik

Dalam kegiatan itu, ia menyampaikan sambutan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, Kemenag merupakan instansi pemerintah yang menjadi payung teduh bagi seluruh umat beragama di Indonesia. Katanya, pegawai Kemenag harus bisa menjadikan agama sebagai inspirasi. “Jadikan agama sebagai inspirasi, penggerak yang dapat meningkatkan daya kreativitas,” ujarnya

Diungkapkannya, ada 9.310 PNS Kemnag dari 79 satuan kerja yang telah mengabdi tanpa cacat sebagai abdi negara yang diberi penghargaan Satyalancana Karya Satya oleh Presiden Jokowi. “Diantaranya untuk mereka yang mengabdi 30 tahun kepada 509 orang, 20 tahun kepada 2.802 orang dan 10 tahun kepada 5.999 orang,” ungkap Deru.

Deru juga menyematkan penghargaan kepada tiga ASN Kemenag Perwakilan Sumsel yan mengabdo 30 tajun, 20 tahun dan 10 tahun. (MN)

Back to top button