Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

LENTERA

Semut, Logika dan Imajinasi”

ASSAJIDIN.COM — Akhir-akhir ini lebih sering memperhatikan hal-hal kecil dan lantas mendokumentasikannya. banyak sekali pelajaran yang dapat diambil dari memperhatikan makhluk ciptaannya.

Ruang imajinasi dan logic saya hadir. dan sepertinya keduanya memang harus dihadirkan untuk bekerjasama.

Albert Einstein pernah berujar begini,
“Logic will get you from A to Z, imagination will get you everywhere”

Artinya logika akan menuntunmu dari A ke Z, sedangkan imajinasi akan membawamu kemana-mana. Maksud dari pepatah ini adalah bahwa ketika seseorang menggunakan logika atau akal pikiran dalam kondisi tertentu, ia hanya mendapatkan penjelasan-penjelasan yang terbatas, sebatas definisi yang tersusun dari huruf-huruf alfabet.

Menurut wikipedia, logika memiliki arti hasil akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan diungkapkan lewat bahasa. Ia mengacu pada rasional atau masuk akal tidaknya suatu pemikiran.

Lihat Juga :  Teguran Rasulullah kepada Sahabat Lantaran Burung dan Semut

Sedangkan imajinasi merupakan suatu kerja akal dalam mengembangkan suatu pemikiran yang lebih luas dari apa yang pernah dilihat, didengar, dan dirasakan. Dengan imajinasi manusia mengembangkan suatu kesederhanaan menjadi dalam pikiran. Manusia dapat mengembangkan sesuatu dari ciptaan Tuhan dalam pikirannya. Ia bisa berbentuk benda atau hanya sekedar pikiran terlintas di benak.

Dari definisi diatas, sudah bisa kita cermati, bahwa imajinasi merupakan pengembangan yang lebih luas lagi atas hasil dari kerja akal manusia. Sehingga, jelaslah bahwa imajinasi akan mendorong manusia mendapatkan sesuatu yang lebih besar dan lebih bernilai.

Namun, bagaimanapun logika dan imajinasi seringkali berjalan beriringan silih berganti. Pada satu titik, logika dibutuhkan untuk mendapatkan suatu pikiran. Dan kemudian akan menjadi lebih “wah” setelah dikembangkan menggunakan imajinasi.

Lihat Juga :  Allah Masih Limpahkan Kasih Sayang-Nya karena Ini, Patut Direnungkan

Memperhatikan semut saja imajinasi liar kita akan hadir dan bertanya-tanya, bagaimana struktur anatomi tubuhnya, apakah ada pembuluh arteri dan pembuluh vena, apakah ada jantungnya. dan lain-lain. wes mumet pokoknya.

Lantas Ketika sampai pada titik kulminasinya pertanyaan itu, Siapakah sang creator semua ini, pasti ada kekuatan yang maha dahsyat yang kuasa menciptakan alam semesta ini berikut dengan aturan-aturan (sunnatullah) dan timbangan keseimbangannya. Ketika kesadaran akan adanya kekuatan yang maha itu, maka ke-Akuan itu akan sirna.(*/Sumber: tulisan M. Muttaqien Ch/penggiat kerja nyata sosial)

Back to top button