HALAL

Melancong ke Belanda (6) : Bukan Sekadar Pajangan

ASSAJIDIN.COM — Belanda merupakan salah satu negara di Eropa yang memiliki pemandangan yang Indah.

Di antaranya adalah kincir angin yang sangat besar. Yap, kincir angin memang menjadi salah satu ikon yang melekat pada negara Belanda.

Namun, apa kamu tahu fungsi dari kincir angin di Belanda?

Awalnya, mengutip GridKids.id, kincir angin digunakan untuk menggerakkan pompa air guna mengevakuasi air dari lahan rendah yang rentan terhadap banjir.

Dengan adanya kincir angin dibangun di Belanda, membantu mencegah banjir dan menjaga keseimbangan air tanah.

Meskipun fungsinya telah berkurang seiring dengan perkembangan teknologi modern, kincir angin masih terlihat di berbagai bagian Belanda, terutama di daerah pesisir dan pedesaan.

Beberapa kincir angin telah diubah menjadi museum atau tempat wisata, sementara yang lain tetap digunakan untuk menghasilkan energi listrik.

Lantas, apa saja fakta unik mengenai kincir angin ini dan bagaimanakah asal-usulnya?

1. Berumur Berabad-abad

Kabarnya, kincir angin pertama kali muncul di Belanda yakni pada tahun awal 1200 Masehi.

Teknologi kincir angin yang dibuat pada zaman dulu karena kesulitan air di Belanda tepatnya pada abad ke-14.

2. Fungsinya Bermacam-macam

Kincir angin berfungsi untuk menggiling olahan makanan seperti biji-bijian dan

uniknya, bangunan bersejarah ini juga dimanfaatkan untuk membantu proses reklamasi pada daratan dengan mengeringkan tanah yang memiliki kadar air terlalu tinggi.

3. Penyebar atau Penanda Informasi

Konon katanya, kincir angin juga dipakai untuk memanggil karyawan sebagai tanda agar mereka datang lebih cepat ke pabrik.

Saat perang dunia II, kincir angin sering kali digunakan untuk menyebarkan informasi bagi penduduk setempat akan serangan-serangan dan isu perang.

4. Ada Lebih dari 1000 Kincir Angin

Dahulu, pada abad ke-19, tercatat ada sekitar 9.000 kincir angin yang tersebar di seluruh wilayah negara Belanda.

Namun, karena alasan pembangunan dan hal lain yang sudah dipertimbangkan, keberadaan kincir angin pun dikurangi.

Saat ini keberadaannya kurang lebih tercatat sebanyak 1000 kincir angin.

5. Masih Berfungsi Sampai Saat Ini

Sebagian besar kincir angin masih difungsikan sebagai drainase atau mengeringkan lahan.

Sementara sebagian kecil lainnya, ada yang dialihfungsikan menjadi museum.

6.Drainase dan pengendalian banjir

Fungsi asli kincir angin di Belanda adalah untuk menggerakkan pompa air dan mengendalikan tingkat air di daerah yang rentan terhadap banjir

Kincir angin digunakan untuk mengevakuasi air dari lahan rendah dan menjaga keseimbangan air tanah.

7. Pembangkit listrik

Kincir angin telah diadaptasi untuk menghasilkan energi listrik terbarukan.

Lihat Juga :  Target 1 Juta Biopori Atasi Banjir

Belanda memiliki sejumlah besar kincir angin laut (windmolen), yang terletak di lepas pantai, yang digunakan untuk menghasilkan energi angin secara komersial.

Kincir angin darat (molen) juga dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik dalam skala kecil.

 

Kincir angin Kinderdijk. (Foto : MargoPost)

 

Kinderdijk

Salah satu situs bersejarah terbaik di Belanda adalah desa nelayan Kinderdijk. Kincir Angin di Kinderdijk adalah subjek utama dari desa ini.

Terdapat 19 kincir angin titanic yang terletak di polder Alblasserwaard. Wisata ini akan menawarkan pemandangan yang menakjubkan sambil menunjukkan prestasi Belanda di saluran air selama lebih dari seribu tahun.

Melansir Liputan6 com, saat melihat kincir angin, anda juga akan belajar tentang saluran air Belanda, menikmati pemandangan yang menakjubkan, dan menjelajahi beberapa rawa-rawa indah di Belanda.

Pada tahun 1997, kincir angin di Kinderdijk ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO karena keindahan dan makna sejarahnya.

Museum kincir angin di Kinderdijk adalah atraksi lain yang harus dilihat. Melalui tayangan multimedia, anda dapat menyaksikan bagaimana stasiun pompa sekunder di pabrik bekerja.

Juga, jangan lewatkan untuk melihat situs luar biasa lainnya di sekitar desa nelayan Kinderdijk.

Lokasi: Nederwaard 1, 2961 AS Kinderdijk, Belanda

 

Kincir angin Molen de Otter. (Foto : Foursquare)

 

Ikonik

Selain Kinderdijk, ada beberapa kincir angin yang ikonik yang wajib Anda kunjungi jika ke Belanda antara lain Molen de Otter dan De Gooyer. Molen de Otter adalah salah satu kincir angin tertua di Belanda.

Kincir angin ini dibangun pada abad ke-17 di area Kostverlorenvaart. Aliran air di sekitar kincir air ini sangat besar sehingga dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai sarana transportasi kayu.

Kayu-kayu tersebut kemudian dikeringkan dan diolah menjadi papan kayu untuk keperluan konstruksi bangunan ataupun kapal.

Sedangkan De Gooyer adalah kincir angin kayu tertinggi di Amsterdam. Saat ini, bangunan tersebut tidak lagi digunakan sebagai sumber energi. Namun, kincirnya dibiarkan tetap berputar bebas jika terkena angin. (Kompas com)

 

Kincir angin di Jerman. (Foto : Pixabay)

 

Di Luar Belanda 

Selain Belanda, melansir Detik.com, ada sejumlah negara dengan kincir angin terbanyak hingga pembangkit listrik tenaga angin terbesar di dunia.

Negara-negara mana sajakah, berikut penjelasannya.

1. China

China telah menjadi produsen tenaga angin terkemuka di dunia. Seiring berjalannya waktu, China terus memperluas infrastruktur tenaga anginnya.

Pada 2015, China memproduksi listrik tenaga angin lebih banyak dari total produksi seluruh negara Uni Eropa.

Di samping itu, China kini memproduksi lebih dari 33% listrik tenaga di dunia, bahkan produksi listrik tahunannya mencapai 150.000 Megawatt dan terus bertambah.

Lihat Juga :  Pesona Australia (2) : Darling Harbour di Malam Hari, Indah Memikat Menawan Hati

2. Jerman

Sejak dulu, Jerman dikenal sebagai pemimpin tenaga angin di Eropa. Lebih dari 20.000 kincir angin ada di perbatasan Jerman. Produksi tenaga angin di Jerman tumbuh 3 persen per tahun.

Saat ini, Jerman menghasilkan sekitar 50.000 Megawatt listrik tenaga angin setiap tahun. Artinya, Jerman memproduksi lebih dari 10 persen total produksi tenaga angin di dunia.

3. Spanyol

Selain Jerman, ternyata Spanyol juga disebut sebagai pemimpin tenaga angin di Eropa. Lebih dari 20.000 Megawatt listrik tenaga angin dihasilkan oleh Spanyol setiap tahunnya. Artinya, Spanyol mewakilkan lebih dari 5 persen total produksi tenaga angin di dunia.

Spanyol menduduki peringkat kelima sebagai produsen tenaga angin terbesar di dunia. Sayangnya, jumlah kincir angin di negara tersebut telah berkurang, terlebih produksi listrik tenaga angin di Spanyol hanya meningkat sedikit dalam beberapa tahun terakhir.

4. Kanada

Kanada menghasilkan lebih dari 11.000 Megawatt listrik tenaga angin dan mewakili sekitar 3 persen dari total produksi listrik tenaga angin di dunia. Namun, hanya sekitar 5 persen dari total produksi listrik Kanada yang berasal dari angin.

Dalam hal ini, pemerintah Kanada sangat mendorong pengembangan proyek tenaga angin baru, hal ini memungkinkan produksi tenaga angin di Kanada akan meningkat tajam dalam waktu dekat.

5. Prancis

Prancis menghasilkan lebih dari 10.000 Megawatt listrik per tahun dari angin. Ini menjadikannya produsen tenaga angin terbesar kedelapan di dunia. Negara ini dengan cepat meningkatkan produksi tenaga angin lebih dari 10 persen per tahun.

6. Inggris

Produksi tenaga angin di Inggris menduduki peringkat keenam di dunia. Sekitar 14.000 Megawatt listrik tenaga angin per tahun dihasilkan oleh Inggris yang artinya mewakilkan lebih dari produksi dunia.

Tenaga angin adalah jenis listrik termurah untuk diproduksi di negara ini, hal ini menyebabkan Inggris mendapat julukan negara kincir angin.

7. India

India telah lama menjadi salah satu produsen tenaga angin terkemuka di dunia. Wilayah negara ini sangat besar dan berangin, yang membantunya menghasilkan lebih dari 25.000 Megawatt listrik tenaga angin per tahun. Jumlah ini setara dengan sekitar 6% dari total global listrik tenaga angin di dunia. (Habis)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button