KENAPA HARUS MEMULIAKAN ANAK YATIM

ASSAJIDIN COM — Allah Ta’ala dalam Alquran beberapa kali menyebutkan agar kita berbuat baik kepada anak yatim, seperti dalam Surat Al Maun. Demikian juga hadist nabi Muhammad SAW, yang selalu mengajak umatnya memuliakan anak yatim.
Kenapa harus peduli anak yatim ?
1.Saya perlu Allah
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اَنْتُمُ الْفُقَرَآءُ اِلَى اللّٰهِ ۚ وَا للّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ
yaaa ayyuhan-naasu angtumul-fuqorooo-u ilalloh, wallohu huwal-ghoniyyul-hamiid
“Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji.”
(QS. Fatir 35: Ayat 15)
2.Saya tidak mau menjadi Pendusta Agama
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِا لدِّيْنِ
a ro-aitallazii yukazzibu bid-diin
“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?”
(QS. Al-Ma’un 107: Ayat 1)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَ
fa zaalikallazii yadu”ul-yatiim
“Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,”
(QS. Al-Ma’un 107: Ayat 2)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَ لَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَا مِ الْمِسْكِيْنِ
wa laa yahudhdhu ‘alaa tho’aamil-miskiin
“dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”
(QS. Al-Ma’un 107: Ayat 3)
3.Saya ingin satu surga bersama Rasulullah SAW (HR Al Bukhari No 4998 dan 5659). (*)
