Tiga Panggilan Allah yang Wajib Kita Penuhi

AsSajidin.com — Wahai saudaraku …
Panggilan Allah itu sangatlah mulia.
Kita harus menyahutinya dengan hati yang ikhlas, ridha dan penuh lapang dada.
Sedikitnya ada tiga panggilan Allah SWT yang wajib kita penuhi.
Apa saja?
Pertama, panggilan shalat
Yaitu ketika azan berkumandang lima waktu sehari semalam.
Seruan lima kali sepanjang 24 jam ini terus menggema susul-menyusul bergantian dari satu masjid ke masjid lainnya.
Selesai dari negeri yang satu, berpindah ke belahan bumi yang lain, berputar terus selama bumi masih berotasi mengelilingi porosnya.
Kedua, panggilan haji.
Allah SWT menyeru di dalam firman-Nya:
“Dan, berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh …” (QS al-Hajj [22] : 27).
Oleh karena itulah, mereka yang menunaikan ibadah haji menjawab seruan itu dengan kalimat talbiah, Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi penggilan-Mu.
Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kekuasaan hanyalah milik-Mu semata, tiada sekutu bagi-Mu.
Ketiga, panggilan kematian.
Terhadap panggilan yang satu ini, tidak ada satu pun yang sanggup menghalanginya, apalagi menundanya.
Malaikat Izrail, sang pencabut nyawa, atas perintah Tuhannya akan melaksanakan perintah Allah SWT.
Ia tidak akan mempercepat walau sesaat jika belum tiba saatnya.
Juga tidak akan mengulur waktu wa lau sedetik apabila sudah datang waktunya.
“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS al-Munafiqun [63]: 11). (*/Agung Sasongko/https://www.republika.co.id/berita/rkoa1b313/tiga-panggilan-allah/)
