Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Keutamaan Surat Al-Mulk

AsSAJIDIN.COM —  Surat Al Mulk Memberi Syafa’at Bagi Pembacanya. Beberapa ulama bersepakat bahwa hadits di bawah ini adalah hasan dan shahih.

  1. Keutamaan surat Al Mulk yang paling pertama adalah dapat memberi syafa’at bagi pembacanya di akhirat kelak. Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah bersabda,

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: « سُورَةٌ مِنَ الْقُرْآنِ ثَلاَثُونَ آيَةً تَشْفَعُ لِصَاحِبِهَا حَتَّى يُغْفَرَ لَهُ {تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ}. وفي رواية: فأخرجته من النار و أدخلته الجنة » حسن رواه أحمد وأصحاب السنن.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu surat dalam Al Quran (yang terdiri dari) 30 ayat (pada hari kiamat) akan memberi syafaat (dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala) bagi orang yang selalu membacanya (dengan merenungkan artinya) sehingga Allah mengampuni (dosa-dosa)nya, (yaitu surat Al-Mulk): “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan atau kekuasaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”. Dalam riwayat lain: “…sehingga dia dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga.” (HR. Abu Dawud, No. 1400)

Keutamaan surat Al Mulk ini bisa didapatkan oleh siapapun yang sering membaca dan merenungkan makna yang dikandung di dalam surat ini. Akan lebih baik lagi jika kamu mengamalkan apa yang ada di dalam surat ini. Hadits di atas seirama dengan hadits Rasulullah yang lain bahwa bagi siapapun yang sering membaca Al Quran, maka Al Quran akan datang pada hari kiamat untuk memberi syafaa’at pada pembacanya di dunia. (HR. Muslim no. 804).

Lihat Juga :  Puasa dan Keutamaan Bulan Muharram

2. Surat Al Mulk Menyelamatkan dari Siksa Kubur

Keutamaan kedua dari surat Al Mulk adalah bisa menyelamatkan pembacanya dari siksa atau fitnah kubur. Hadits di bawah ini menceritakan bagaimana pendapat Rasulullah saat ditanya oleh salah seorang sahabatnya mengenai surat Tabarok.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِى الشَّوَارِبِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عَمْرِو بْنِ مَالِكٍ النُّكْرِىُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِى الْجَوْزَاءِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ ضَرَبَ بَعْضُ أَصْحَابِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- خِبَاءَهُ عَلَى قَبْرٍ وَهُوَ لاَ يَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الَّذِى بِيَدِهِ الْمُلْكُ حَتَّى خَتَمَهَا فَأَتَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّى ضَرَبْتُ خِبَائِى عَلَى قَبْرٍ وَأَنَا لاَ أَحْسِبُ أَنَّهُ قَبْرٌ فَإِذَا فِيهِ إِنْسَانٌ يَقْرَأُ سُورَةَ تَبَارَكَ الْمُلْكُ حَتَّى خَتَمَهَا. فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « هِىَ الْمَانِعَةُ هِىَ الْمُنْجِيَةُ تُنْجِيهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ. وَفِى الْبَابِ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ.

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Malik bin Abu Asy Syawarib telah menceritakan kepada kami Yahya bin ‘Amru bin Malik An Nukri dari Ayahnya dari Abul Jauza` dari Ibnu Abbas, ia berkata; “Sebagian sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam membuat kemah di atas pemakaman, ternyata ia tidak mengira jika sedang berada di pemakaman, tiba-tiba ada seseorang membaca surat Tabaarokalladzi bi yadihil mulk (Maha Suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan)“, sampai selesai. Kemudian dia datang kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan berkata; “Wahai Rasulullah sesungguhnya, aku membuat kemahku di atas kuburan dan saya tidak mengira jika tempat tersebut adalah kuburan, kemudian ada seseorang membaca surat Tabarok (surat) Al Mulk sampai selesai,” Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Dia adalah penghalang, dia adalah penyelamat yang menyelamatkannya dari siksa kubur.” (HR. Tirmidzi, No. 2890)

Lihat Juga :  Khitan Menurut Islam, Sejarah dan Keutamaannya

Di hadits yang lain, para sahabat menuturkan bahwa rasulullah dan para sahabat biasa membaca surat ini di malam hari. Bagi siapapun yang membacanya di malam hari juga akan diganjar sama seperti sedang berbuata kebaikan. Melalui dalil tersebut, dinyatakan bahwa memang surat Al Mulk sangat baik jika dibaca di malam hari. Tentu amalan ini harus tetap diiringi dengan perbuatan dan amalan lain yang diridhoi Allah, berbuat baik, bersedekah, beramal soleh dan sebagainya. Amiin ya robbal alamin. (*)

Back to top button