INTERNASIONAL
SYUKUR DAN SABAR DALAM KEADAAN APAPUN

ASSAJIDIN.COM — Kita ingin Allah selalu mengikuti kemauan kita.
Jika ternyata tidak, maka kita kecewa kepada Allah.
Padahal kewajiban hamba adalah mengikuti kemauan Allah Ta’ala.
Karena ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
Dan perbuatan Allah sangat adil dan penuh hikmah.
‘Umar bin Khathab rodhiyallahu ‘anhu berkata:
مَا أُبَالِي عَلَى أَيِّ حَالٍ أَصْبَحْتُ عَلَى مَا أُحِبُّ أَوْ عَلَى مَا أَكْرَهُ ، لأَنِّي لا أَدْرِي الْخَيْرُ فِيمَا أُحِبُّ أَوْ فِيمَا أَكْرَهُ ؟
“Aku tidak peduli masuk di waktu pagi dalam keadaan apa.. Apakah dalam keadaan yang aku sukai atau keadaan yang aku tidak sukai. Karena aku tidak tahu apakah kebaikan itu dalam perkara yang aku sukai atau dalam perkara yang aku tidak sukai..” (Az Zuhud karya Ibnul Mubarak)
Mungkin kita pernah dibenci seseorang ?
Mungkin kita pernah dicaci maki seseorang ?
Mungkin kita pernah di Fitnah seseorang ?
Atau mungkin kita pernah disakiti seseorang ?
TETAPLAH BERSABAR DAN BERBUAT BAIK.
Terkadang apa yang kita lakukan satu kebaikan dalam kehidupan tidak menjadikan kita jauh dari orang yang akan membenci kita,
Meskipun kita mencoba menutup diri agar terhindar dari orang orang yang benci kepada kita,
Karena hakikatnya manusia hanyalah makhluk sosial biasa, yang tentunya kita tidak bisa mengharapkan semua orang mencintai kita, menyukai apa yang kita kerjakan.
Ada orang yang benci maka kita doakan,
Ada orang yang suka kita doakan juga.
Ada orang yang fitnah semestinya pula kita doakan, jangan membenci atau membalas dengan fitnah yang sama.
Karena itu tidak akan meninggikan derajatmu,
Atau menjadikan dirimu seakan akan paling baik di mata manusia,
Tetaplah balas keburukan orang dengan kebaikan yang tulus.
Kebaikan yang lebih besar, dan itu akan tetap menjagamu seseorang yang baik,
Memang itu tidak mudah dilakukan, tapi itu menjadi salah satu jalan bagi Allah tetap mencintai kita dengan menghadirkan ribuan kebaikan kebaikan lainnya yang tidak pernah kita duga.
Jadi tetaplah menjadi seseorang yang BAIK, meskipun banyak orang yang mencoba menghasut agar membencimu, biarkan Allah yang tau apa yang kita lakukan,
Semoga Allah membalas segala kebaikan kita, dengan kebaikan kebaikan yang lebih besar dari apa yang kita berikan kepada yang lain.
(Ditulis oleh:
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc)
