Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

MUSLIMAH

Jadi Perempuan, Bukan Berarti Tak Bisa Andil dalam Pembangunan Bangsa

ASSAJIDIN.COM  – Perempuan tidak hanya memiliki peran membangun diri dan keluarga. Namun, perempuan juga dapat ikut andil dalam pembangunan bangsa.

Hal tersebut diutarakan oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Sumatera Selatan (Sumsel) Jialyka Maharani pada Webinar Perempuan Hebat Untuk Indonesia, Rabu (22/12) yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Mahasiswa Palembang.

Salah satu bukti bangkitnya perempuan Indonesia adalah ketika Kongres Perempuan pertama kali di selenggarakan pada tanggal 22 Desember 1928.

Ia mengatakan, sebagai perempuan dapat ikut andil dalam pembangunan bangsa. Karena perempuan merupakan madrasah pertama bagi anak kedepannya yang akan mendidik generasi tangguh menghadapi tantangan kedepannya.

“Tidak ada batasan perempuan untuk tidak berbuat apa apa untuk bangsanya. perempuanpun bisa berkontribusi lewat jalur manapun. Baik itu menjadi Politisi, Dokter, bahkan Ibu Rumah Tangga atau apapun jabatannya tetaplah berkarya dan berkontribusi untuk bangsa,” Ujar Peraih Penghargaan dan Penganugerahan sebagai Anggota DPD dan MPR RI termuda sepanjang sejarah oleh Museum Rekor Indonesia(MURI).

Lihat Juga :  Empat Hal yang Harus Diperhatikan Perempuan ketika akan Melaksanakan Shalat

Sebagai Tokoh Perempuan yang merangkap berbagai banyak peran yaitu sebagai wakil rakyat,sebagai Anak, sebagai seorang istri dan sebagai seorang ibu nantinya membuat ia harus melakukan pekerjaan secara multitasking.

“Bisa kita lakukan dengan cara multitasking, banyak sekali ibu ibu yang melakukan multitasking dalam satu waktu. Namun, kita melihat skala prioritas terlebih dahulu, dan kita harus peka dalam kondisi dan keadaan,”katanya Kelahiran Palembang 20 September 1997.

Melihat dunia Politik mayoritas di dominasi oleh kaum laki-laki, Maka hal ini menjadi kesempatannya untuk ikut andil bersama dalam mewakili suara Perempuan diluar sana. Pada 20 tahun mendatang, Indonesia akan memperoleh bonus demografi yang pada masa tersebut, usia produktif sebesar 80 persen dan mendominasi.

Lihat Juga :  Mengetahui 4 Jenis Cairan Putih Pada Wanita Serta Hukumnya Saat Melaksanakan Shalat

“Ketika ditanya mengapa terjun kedunia politik karena Angkatan muda memiliki populasi yang banyak, maka ini kesempatan pemuda untuk ikut andil dalam pembangunan daerah, usia muda bukan kendala seseorang untuk terjun ke dunia politik. Juga melihat politik yang didominasi oleh laki-laki, maka hal ini menjadi kesempatan saya untuk mewakili perempuan diluar sana. Penting adanya resperentasi perempuan dan saya ingin menjadi salah satu suara dari perempuan yang mewakili,”kata Peraih penghargaan dari Moeslim Choice Award dalam kategori Democracy Award.(*/TRI JUMARTINI)

Back to top button