Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Arah Pandangan Mata yang Dilarang dan Dianjurkan Saat Sholat

ASSAJIDIN.COM — Mungkin kita pernah melihat sebagian orang yang sedang mengerjakan shalat terkadang memandang ke atas, tidak melihat ke tempat sujud. Padahal perbuatan tersebut telah dilarang oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

“Hendaklah orang-orang benar-benar menyudahi mengangkat pandangan mereka ke atas langit ketika shalat, atau pandangan mereka tidak akan kembali kepada mereka.”
(HR. Muslim)

Anas bin Malik radhiyaAllahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Mengapa orang-orang itu mengangkat pandangan mereka ke langit ketika shalat.” Ucapan beliau sangat keras dalam masalah ini, sampai-sampai beliau mengatakan: ”Hendaknya mereka benar-benar menyudahi hal itu atau pandangan mereka benar-benar akan disambar/diambil.”
(HR. al-Bukhari)

Lihat Juga :  Student Awards 2018 Bentuk Apresiasi Rektor UIN Raden Fatah

Hadits di atas merupakan ancaman keras bagi siapa saja yang mengangkat pandangan ke atas ketika shalat. Oleh karena itu para ulama bersepakat bahwa perbuatan tersebut dilarang. Maka itu, siapa dari kita yang masih mengerjakannya karena belum tahu hukumnya, hendaknya ia menyudahinya, tidak mengerjakannya lagi, atau kalau tidak …… . Wa na’udzu billah min dzalik.

Adapun yang disunnahkan adalah memandang ke tempat sujud.
Para sahabat berkata:

“Adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu apabila mengerjakan shalat beliau menundukan kepalanya dan mengarahkan pandangannya ke bumi (bawah).”
(Hadis sahih riwayat al-Baihaqi dan al-Hakim)

Lihat Juga :  Indra Berjibaku Selamatkan Diri dari Geng Motor

Ibunda kita -kaum mukminin- Aisyah radhiyaAllahu ‘anha bertutur:

لَمَّا دَخَلَ الْكَعْبَةَ مَا خَلَفَ بَصَرُهُ مَوْضِعَ سُجُوْدِهِ حَتَّى خَرَجَ مِنْهَا.

“Ketika masuk ke Ka’bah, pandangan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berpindah dari tempat sujud hingga keluar darinya.”
(Hadis sahih riwayat al-Baihaqi dan al-Hakim)

Semoga Allah memberi taufik kepada kita untuk dapat mengerjakan shalat dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aamiin, ya Rabb.(*/SUMBER: Tausiah Ust Basalamah)

Back to top button