Pembelajaran Tatap Muka Masih Tunggu Evaluasi
AsSAJIDIN.COM — Tarik ulur Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terus menjadi pertimbangan pemerintah selama masa pandemi ini. Demikian juga untuk di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih menunggu hasil evaluasi. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, H Mawardi Yahya saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (24/08/2021).
Mawardi mengatakan, untuk PTM di Provinsi Sumsel masih dalam pembahasan dan akan dirapatkan terlebih dahulu. “Untuk PTM nanti akan dievaluasi terlebih dahulu untuk melihat perkembangannya. Jadi belum bisa saya sampaikan,” katanya
Lanjutnya, sedangkan untuk perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 hanya dilakukan di Kota Palembang. “Perpanjangan PPKM ini berlaku dari 24 Agustus sampai dengan 6 September 2021 untuk Kota Palembang,” ujar Mawardi
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan, kebijakkan untuk sekolah tatap muka, tidak hanya kebijakkan daerah tapi juga nasional. “Karena kita masih dalam masa pandemi, dengan kondisi yang bervariasi. Saat ini belum ada arahan pusat, dukungan atau rekomendasi IDAI juga belum ada,” katanya
Lanjutnya, cakupan vaksin masih rendah, jadi perlu pertimbangan-pertimbangan yang matang. Jika nanti dimulaipun perlu juga dengan uji coba dan secara bertahap, untuk menghindari lonjakkan kasus tiba-tiba. “Terkait PPKM, sebaiknya kita dukung. Supaya kondisi menjadi lebih baik dan stabil, dibarengi dengan vaksinasi yang dipercepat. Masyarakat juga harus patuh terhadap protokol kesehatan (Prokes),” ujar Lesty
Lesty mengungkapkan, pihaknya berharap angka kematian turun terus, yang sakit berat juga turun dan pandemi segera berubah menjadi endemi. “Sedangkan terkait sudah dibukanya mal. Tentu mal harus kerjasama dengan berbagai pihak terutama yang menegakkan disiplin Prokes dengan mengatur alur, waktu dan penegakan disiplin Prokes pengunjung,” ungkapnya (MN)
