Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

20 Ribu Rapid Antigen Untuk Tracing Kasus Covid-19

AsSAJIDIN.COM — Sejak beberapa hari terakhir ini, kasus Covid-19 terus melonjak hampir menyentuh angka 1.000. Dinas Kesehatan Kota Palembang telah menerima 20 ribu alat pengujian Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen untuk tracing ke orang yang memiliki kontak erat dengan terkonfirmasi Covid-19.

Berdasarkan data Dinkes Kota Palembang, kasus baru selalu meroket tajam 812 kasus konfirmasi positif sehingga saat ini jumlah kasus aktif konfirmasi 6.155. Dengan penambahan kasus kontak erat sebanyak 201.

Plt Kadinkes Kota Palembang, dr Fauziah mengatakan, rapid antigen telah diterima dari Kemenkes akan digunakan untuk melacak kasus kontak erat ataupun masyarakat yang datang dengan gejala Covid-19.

Lihat Juga :  Suci Mengais Rezeki dari Menjual Bendera Setiap Jelang HUT, Jauh-jauh Dibeli dari Bandung

“Ini mudah-mudahan mengcover kebutuhan Kota Palembang melacak kasus yang suspek atau kontak erat. Nanti akan disebar ke Puskesmas-puskesmas yang ada di Palembang sehingga kita lebih cepat mengetahui warga atau pasien yang ber gejala covid-19,” katanya, Jumat (30/7/2021).

Kadinkes mengatakan, apalagi saat ini sesuai kebijakan Kemenkes bahwa RDT Antigen bisa digunakan untuk menegakkan diagnostic. Manakala hasil PCR baru keluar lebih dari 48 jam maka penegakkan diagnosticnya bisa menggunakan RDT Antigen.

Saat tes Antigen hasilnya negatif dilakukan exit test dalam lima hari melalui RDT antigen kembali. “Mayoritas mereka yang bergejala perlu dilakukan pengecekan laboratorium,” katanya.

Lihat Juga :  Bakal Cetak Sejarah, Stadion GSJ Jadi Salah Satu Penyelenggara Piala Dunia U-20 Tahun 2021

Untuk pengujian RDT Antigen sendiri tak bayar apabila memiliki kontak erat dan bergejala batuk, pilek, sulit menelan serta gejala mengarah Covid-19. “Tidak bayar untuk yang kontak erat,” katanya.

Sementara, Hampir sepekan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Palembang. Perkembangan kasus covid-19 disebut Dinas Kesehatan masih fluktuatif.

“kasus Covid-19 cenderung fluktuatif meningkat. Namun belum bisa menyimpulkan hasil akhir karena masih ada waktu pelaksanaan PPKM hingga 2 Agustus 2021 mendatang,” katanya. (pitria)

Back to top button