Uncategorized

Herd Immunity Sulit Tercapai Dengan Cepat di Palembang, ini Penyebabnya

ASSAJIDIN.COM — Biasanya Kota Palembang selalu mendapatkan vaksin Covid-19 dalam jumlah yang besar. Namun kali ini yang didapatkan hanya 23 vial saja. Sementara terjadi kekosongan stok hampir di seluruh puskesmas. Kondisi ini menjadi penyebab sulit mencapai herd immunity dalam waktu yang cepat untuk menangkal covid-19.

Sebelumnya, berdasarkan surat nomor SR.02.06/II/1890/2021 pengalokasian distribusi vaksin Covid19 Minggu ketiga di Juli 2021 untuk Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan dapat 6.790 vial atau 67.900 dosis.

Kasi Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang sekaligus Satgas Covid-19 Kota Palembang, dr Mirza Susanti mengatakan, 22 Juli ini Dinas Kesehatan Kota Palembang telah menerima distribusi vaksin Covid19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Vaksin yang diterima kali ini hanya sebanyak 230 vial

Lihat Juga :  Pemkot Palembang Minta Pendampingan KPK Lebih Intens

“Hari ini datang tapi jumlahnya tidak srbanyak biasanya, hanya 230 vial atau untuk 2300 dosis saja,” katanya, Kamis (22/7/2021).

Ia mengatakan, terbatasnya jumlah vaksin yang didapat karena dari pusat juga sedikit sehingga Sumsel harus berbagi dengan kabupaten/kota yang lainnya.

“Kita terima saja dapat hanya segini dan hari ini rencana akan didistribusikan ke puskes yang betul-betul kosong dan saat ini sedang kita data,” katanya.

Ia mengatakan, sesuai dengan kebutuhan tentunya banyak tidak mencukupi namun ia meminta masyarakat untuk bersabar menerima vaksin ini. “Sehari di puskesmas bisa layani sampai 150 sampai ada 200an vaksin  per hari dan kita ada 41 puskesmas,” katanya.

Lihat Juga :  Upacara HUT ke-75 RI Tanpa Amanat dan Pembacaan Teks Pancasila

Pemerintah sendiri telah memetakan sasaran masyarakat yang akan divaksin. Total ada 1.242.206 sasaran diantaranya SDM kesehatan 14.780, petugas publik 189.012, lansia 181.030, masyarakat rentan dan umum 664.717, dan remaja 192.667.

Dari total sasaran itu sudah ada 321.833 orang selesai vaksin tahap pertama atau 26% dan ada 137.412 orang selesai tahap kedua atau 11%.

“Pemberian vaksin di seluruh puskesmas gratis, hanya membawa KTP dan nomor handphone yang aktif, untuk remaja didampingi oleh orang tuanya,” katanya. (pitria)

Back to top button