Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Mendikbud Khawatir Nikah Muda Meningkat Selama Pandemi, Ini Kata Disdik Palembang

ASSAJIDIN.COM — Baru-baru ini Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mendesak agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka segera dibuka menyusul pada guru yang sudah menjalani vaksinasi COVID-19.

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan rapat virtual bersama DPR RI dengan menyebut sejumlah permasalahan yang jika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akan terus bertambah jika dibiarkan berlarut-larut.

Mulai dari anak putus sekolah, kekerasan pada anak, pekerjaan orang tua terabaikan, hingga yang kini disoroti adalah kekhawatiran angka nikah usai dini pada usai pelajar meningkat.

Berangkat dari hal tersebut, Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Drs Surmana MM dampak masa Pandemi terutama di sektor Pendidikan diakui belum ditangani secara bijak.

Lihat Juga :  Banjir di Palembang Makan Korban di Jalan, Mobil Nyeplung ke Sungai, Sopir dan Penumpang Selamat

“Kekhawatiran siswa kawin muda, seharusnya negara harus hadir, memberi pemahaman. Termasuk juga para stakeholder, orangtua, sekolah dan lain-lain,” ujarnya, Rabu (23/3/2021).

Ia menambahkan pemahaman tersebut harus benar-benar membantah dengan isu bahwa untuk apa berlama-lama menunda menikah, untuk apa sekolah tinggi dan isu negatif lain.

Memang harus diakui tak adanya tatap muka hingga lebih dari satu tahun sebagai dampak Pandemi Covid-19 akan menurunkan semangat siswa dan berbagai permasalahan lain.

“Jadi para pakar kesehatan mengatakan kita masih belum siap. Sosiolog mengatakan anak anak terlalu bosan di rumah. Dari apa yang disampaikan para pakar ini, kita semua terkhusus guru harus me-manage dengan baik,” jelasnya.

Lihat Juga :  'Debat HUMOR' Buku Karya Best Seller Irfan S Awwas

Ia menjelaskan bahwa solusi yang terbaik ada pada kemampuan inovasi guru dalam melakukan kegiatan belajar secara virtual. Jangan sampai kebosanan belajar virtual bisa meningkatkan permasalahan negatif yang kini dikhawatirkan oleh Mendikbud.

“Era sudah berubah dan para guru harus dibekali kemampuan digital. Jadi bagaimana kita beri pembelajaran digital yang nyaman, bukan hanya memberi tugas. Dan sudah saatnya era saat ini seorang guru harus profesional dengan menerapkan atau membuat membuat aplikasi yang menyenangkan,” pungkasnya. (*/Sugi)

Back to top button