Calon Jamaah Haji Musim Haji 2021 Harus Vaksin Covid-19
ASSAJIDIN.COM — Arab Saudi mewajibkan semua calon jamaah haji tahun ini sudah menjalani dua kali vaksinasi Covid-19.
Menteri Kesehatan Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq Al Rabiah, mengatakan, syarat wajib vaksinasi akan diperlukan untuk setiap orang yang akan terlibat dalam ibadah haji.
“Selain bagi jemaah, syarat wajib vaksinasi juga ditujukan kepada tenaga medis yang akan bertugas di fasilitas kesehatan di Makkah, Madinah dan titik masuk bagi peziarah”, kata Al Rabiah, dalam memo internalnya hari Selasa (2/3), yang dikutip Harian Arab, Okaz, dan The National News, Rabu (3/3).
Dia juga mengarahkan staf untuk membentuk komite vaksinasi virus corona sebelum musim haji pada Juli mendatang.
Belum ada kabar berapa banyak jamaah yang akan diizinkan untuk melakukan ibadah haji tahun ini. Tahun 2020 lalu, hanya sejumlah kecil jamaah yang diizinkan melakukan ibadah haji.
Pihak berwenang menghentikan sementara umrah pada Maret tahun lalu karena pandemi, tetapi kemudian memulainya lagi dengan protokol Covid-19 yang ketat.
Sejauh ini, belum ada satu pun kasus yang dilaporkan di antara lima juta jamaah yang telah menunaikan ibadah umrah sejak Oktober tahun lalu.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily menilai keputusan Pemerintah Arab Saudi agar calon jamaah haji sudah divaksin adalah tepat.
“Kebijakan tersebut merupakan langkah antisipatif agar penularan Covid-19 dalam penyelenggaraan haji betul-betul dapat dilakukan,” ujar Ace, ketika dihubungi Tribunnews.com, kemarin.
Ace meminta pemerintah memprioritaskan agar calon jamaah haji dari Tanah Air segera divaksinasi Covid-19. “Untuk itu, bagi Pemerintah Indonesia, kebijakan ini harus diikuti dengan memprioritaskan bagi calon jemaah haji Indonesia yang akan berangkat tahun ini untuk segera dilakukan vaksinasi Covid-19,” jelasnya.
Politikus Golkar itu mengatakan Komisi VIII DPR RI sebenarnya telah meminta kepada Kementerian Kesehatan RI agar calon jamaah haji tahun 2021 mendapatkan prioritas untuk dilakukan vaksinasi Covid-19.
“Dalam masa persidangan ini, kami akan agendakan untuk segera membahas penyelenggaraan haji tahun 2021 dengan terlebih dahulu memprioritaskan vaksinasi bagi calon jamaah haji,” katanya.(*/SUMBER: TRIBUNNEWS)
