Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

NASIONAL

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun..Syekh Ali Jaber Wafat Setelah Dirawat 17 Hari

ASSAJIDIN.COM — Innalillahi wainna ilaihi rojiun..Ulama besar Indonesia, asal Arab Saudi, Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada pukul 08.30 WIB.

“Syaikh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon do’anya,” tulis Ustad Yusuf Mansyur, Kamis (14/1/2021)

Dengan terbata bata, Yusuf Mansur menyampaikan belasungkawa. indonesia kehilangan ulama besar, setelah menjalani perawatan 17 hari di RS.

Sebelumnya, salah satu kerabat Syekh Ali Jaber, Abu Raras menjelaskan kondisi kesehatan terkini juri Hafiz Quran RCTI itu semakin membaik usai terkonfirmasi positif Covid-19.

Lihat Juga :  Keluarga Korban Sunatan Masal Minta Tanggungjawab, PeDinkes Lahat : Kami Akan Lakukan Pendekatan Kekeluargaan

“Kabar Syekh Ali Jaber Alhamdulillah keadaannyaa stabil baik, saat ini masih ditidurkan dulu, untuk istirahat dan memastikan organ vitalnya sempurna fungsi dan kinerjanya,” jelas Abu Raras saat dihubungi MNC Portal, Rabu (13/1/12021).

Ia menuturkan, organ dalam Syekh Ali Jaber terus menguat.

“Alhamdulillah, Syekh enggak ada demam, kondisi jantung bagus, organ yang lain baik, oksigen juga normal,” tambahnya.

Abu Raras tetap meminta kepada umat Islam dan para jamaah Syekh Ali Jaber untuk terus mendoakan kebaikan dan kesembuhan.

“Kita semangat mendoakan, bantu terus ya didoakan, kalau bisa dorong juga ya dengan washilah amal sholeh Sedekah Subuh, Sholawat, dan Bacaan Quran, itu kegemaran Syekh Ali Jaber yang sering diajarkan kepada kita,” imbaunya.
Sebelumnya, Syekh Ali Jaber dirawat di rumah sakit akibat positif Covid-19 sejak akhir Desember lalu. Selama perawatan itu beredar kabar penceramah yang telah mengantongi paspor Indonesia ini kritis.

Lihat Juga :  Hati-hati Terima Surat Tilang ETLE via Whatsapp, Polisi Pastikan itu Penipuan

Foto Syekh Ali Jaber yang terpasangi ventilator pun beredar luas. Keluarga menyebut beredarnya foto itu karena tindakan perawat yang menyalahi etika.

Saat ini jenazah masih berada di RS tersebut. (*/Sumber:Okezone)

Back to top button