Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Jadi Menag, Gus Yaqut Ucap Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

ASSAJDIN.COM — Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Yaqut Cholil Qoumas dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi.

Pada pernyataannya setelah diperkenalkan Presiden Jokowi, Yaqut Cholil Qoumas berucap Inalilahi wa inailaihi rojiun.

“Alhamdulillahirobilalamin, Inalilahi wa inailaihi rojiun,” sambut Gus Yaqut sesaat setelah diperkenalkan di Istana Merdeka, Selasa 23 Desember 2020.

Dalam pernyataannya Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan, menjadi Menteri Agama tidak mudah.

Beberapa rencana kerja yang akan dilakukannya adalah menjadikan agama sebagai inspirasi bukan aspirasi.

“Agama sebagai inspirasi bukan aspirasi. Yang artinya agama tidak digunakan sebagai alat politik, baik untuk menentang pemerintahan atau merebut kekuasaaan atau untuk tujuan lain,” kata Yaqut Cholil Qoumas atau yang biasa disapa Gus Yaqut.

Lihat Juga :  Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1442 Hijriyah, Selasa 13 April 2021

Selain itu, Yaqut juga menyatakan pentingnya ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah untuk menciptakan negara yang damai, aman dan tentram.

“Ukhuwah Islamiyah penting untuk diterapkan karena karena mayoritas di Indonesia beragama Islam. Sehingga harus ada persatuan diantara Umat Islam. Sedangkan ukhuwah wathoniyah, adalah perwujudan kerja sama antar agama. Karena Indonesia merdeka juga merupakan perjuangan semua agama, Islam, Kristen, Hindu dan Budha,” ujar Gus Yaqut.

Menurut Gus Yaqut, dengan membangkitkan ukhuwah wathoniyah tidak satu agama pun yang merasa memiliki negara. Indonesia milik semua agama.

“Negera ini akan damai jika sesama muslim, sesama umat Islam memiliki ukhuwah atau persatuan di antara mereka,” tekan gus Yaqut.

Lihat Juga :  Palembang Zona Merah Kambang Iwak Ditutup, Cek Jam Buka Mall, Kafe, Restoran di Sini

Yaqut Cholil Qoumas yang juga putra KH. Cholil Bisri, juga mengutip dalam beberapa kesempatan Ali Abi Thalib, menyatakan siapa yang tidak seiman adalah saudara dalam kemanusiaan.

“Ini penting menjadi kesadaran warga bangsa. Jika ini dilakukan Indonesia akan lebih tentram dan pembangunan mudah diwujudkan,” ujarnya.

Yaqut Cholil Qoumas juga mengungkapkan akan memajukan pendidikan agama di lingkungan kementerian agama.

“Mewujudkan pendidikan agama termasuk pendidikan dalam pondok pesantren,” katanya.

Dengan peningkatan pendidikan akan mewujudkan generasi yang lebih mandiri dan bisa melahirkan kader terbaik bangsa untuk sumbangsih bagi bangsa dan negara. (Sumber: satuindonesia)

Back to top button