Wujudkan Sumsel Satu Data, Pemprov Launching Aplikasi SIMATA Sumsel
AsSAJIDIN.COM — Untuk mewujudkan Sumatera Selatan (Sumsel) Satu Data, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel melaunching aplikasi Sistem Informasi Satu Data (Simata) Sumsel.
Launching aplikasi Simata Sumsel ini dilaunching langsung Gubernur Sumsel, H Herman Deru di Griya Agung, Senin (23/11/2020).
Deru mengatakan, Aplikasi Simata Sumsel ini diharapkan dapat mewujudkan keinginan pemprov sumsel agar bisa satu data didalam satu wadah. “Aplikasi ini diharapkan menjadi Sumber informasi bagi masyarakat untuk mencari informasi yang diperlukan dan berhubungan dengan Provinsi Sumsel dalam satu wadah,” katanya
Aplikasi Simata Sumsel ini juga diharapkan dapat atau bisa bersaing dengan Google sebagai wadah pencarian segala jenis data ataupun sumber informasi. “”Jadi saya harap agar update aplikasi ini bisa secara rutin diperbaharui datanya. Jangan keduluan Google, ini juga menjadi persaingan. Jangan sampai masyarakat malah lebih mencari informasi tentang Sumsel lewat Google. Simata ini bisa harus lebih dahulu memiliki data itu di banding Google,” ujar Deru.
Deru mengungkapkan, kedepan aplikasi Simata Sumsel dapat memamerkan Kebudayaan Sumsel, seperti pemakaian bahasa dan menonjolkan kearifal lokal lainya. “Jadi saya minta kepada Kominfo Sumsel sebagai pengagas aplikasi ini agar dapat menambahkan bahasa Sumsel di dalam aplikasi. Agar meskipun tehknologi terus diperbarui dan semakin canggih, masa lalu itu tidak di lupakan, agar budaya tidak di lupakan. Seperti aplikasi Simata Sumsel memakai Logo corak Songket,” ungkap Deru.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo) Provinsi Sumsel, Achmad Rizwan mengatakan, jika aplikasi Simata Sumsel akan secara umum menampilkan informasi detail mengenai Sumsel seperti tempat pariwisata, jumlah penduduk, dan data umum lainya. “Mimpi besar kita aplikasi Simata Sumsel akan menjadi Big Data Sumsel. Jadi seluruh data mengenai Sumsel bisa di akses masyarakat luas,” katanya
Lanjutnya, meskipun aplikasi Simata Sumsel bisa diakses secara luas. Namun ada beberapa data yang secara spesifik hanya dapat diakses oleh orang tertentu seperti kepala daerah dan Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait yang membutuhkan data. Hal ini dilakukan agar aplikasi ini tidak disalah gunakan seperti kepentingan Politik dan lainya. “Ketika mau mengakses data yang secara spesifik bersifat rahasia, Akan diperlukan akses khusus untuk masuk dan membuka data itu. Jadi meskipun bisa di akses masyarakat luas itu hanya informasi umum saja, untuk informasi yang lebih spesifik diperlukan kode akses jadi tidak semua bisa di akses bebas,” jelas Rizwan
Rizwan menambahkan, sesuai intruksi dari Gubernur Sumsel agar aplikasi ini di update secara rutin. Pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan OPD untuk melakukan update secara periode. “Setiap OPD akan ditunjuk aplikatornya, jadi akan ada admin di setiap OPD yang bertugas untuk mengupdate data secara rutin. Mudah mudahan aplikasi ini bisa menjadi wadah informasi utama bagi masyarakat Sumsel khususnya informasi mengenai Sumsle itu sendiri,” katanya (MN)
