Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

HAJI & UMROH

Mulai Berangkatkan Umroh, 253 Jemaah Indonesia Terbang dari Bandara Soetta

ASSAJIDIN.COM — Sebanyak 253 orang jemaah Indonesia bertolak dari Bandara Soekarno Hatta menuju Arab Saudi seiring pembukaan kembali layanan penerbangan ibadah umrah, Minggu (1/11).

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, rombongan jemaah umrah tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Boeing 777-300 milik maskapai Saudia. Para jemaah berangkat dari Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 10.45 WIB dan diperkirakan mendarat di Arab Saudi sekitar pukul 16.30 waktu setempat.

”Jemaah umrah asal Indonesia yang ikut di dalam penerbangan dengan pesawat wide body Boeing 777-300 ini berjumlah 253 orang jemaah,” ujar Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (1/11).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang ikut melepas keberangkatan jemaah umrah itu menyambut baik dibukanya kembali penerbangan umrah dari Indonesia oleh Pemerintah Arab Saudi. Menhub mendoakan para Jemaah dapat menjalankan ibadah umrah dengan mabrur dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

”Kami turut senang dengan dibukanya kembali penerbangan umrah dari Indonesia. Kami meminta para jemaah tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat menggunakan pesawat maupun saat beribadah. Semoga ibadahnya mabrur dan tetap sehat,” kata Budi Karya dalam sambutan pelepasan jemaah. Selain Budi Karya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed Al-Thaqaf juga turut melepas keberangkatan para jemaah umrah dari Indonesia itu.

Lihat Juga :  Pandemi, Biaya Umroh Melonjak Setara Hampir Biaya Haji, ini Komponennya

Sebelum penerbangan perdana kemarin, layanan penerbangan ibadah umrah dari Indonesia ditutup selama hampir delapan bulan sejak Februari 2020 akibat pandemi Covid-19.

Awalludin mengklaim bahwa seluruh jemaah yang berangkat pada penerbangan perdana ini telah memenuhi sejumlah syarat protokol kesehatan untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci, seperti memastikan usia jemaah sesuai dengan aturan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Negara tersebut mensyaratkan jemaah umrah dari luar negeri harus berusia 18 sampai 50 tahun.

Selain itu, lanjut Awalludin, para jemaah diwajibkan juga membuktikan dirinya negatif Covid-19 dengan menunjukan hasil pemeriksaan PCR. “Pemeriksaan hasil PCR Test yang berlaku tidak lebih dari 72 jam sebelum waktu pemberangkatan,” jelas Awaluddin.

Awaluddin mengatakan Bandara Soekarno-Hatta akan memastikan kelancaran proses keberangkatan jemaah umrah sesuai dengan protokol yang berlaku untuk menjaga kepercayaan pemerintah Indonesia dan Arab Saudi. ”WNI kini sudah dapat kembali beribadah umrah, di mana penerbangan perdana dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta. Penting bagi Bandara Soekarno-Hatta untuk menjaga kepercayaan ini dengan menerapkan protokol yang ada termasuk terkait dengan aspek kesehatan,” kata dia.

Lihat Juga :  Percakapan Tentang Haji Menjadi Trending Topik, Warganet Apresiasi Pelayanan Haji Kementerian Agama

Sebelumnya, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim memastikan, rombongan pertama jemaah umrah Indonesia sudah bisa bertolak ke Jeddah, Arab Saudi. Ini merupakan rombongan pertama setelah penyelenggaraan umrah dihentikan sementara karena situasi pandemi virus corona di seluruh dunia sejak Februari 2020.

Akan tetapi, kata Arfi, Kemenag belum memberikan keterangan resmi dan masih memproses regulasinya. “Iya, confirm. Jemaah dari Indonesia sudah bisa umrah mulai 1 November,” kata Arfi.

Arfi menyebutkan, sistem umrah ini bersifat Business to Business (B2B) antara penyelenggara umrah swasta di Arab Saudi dengan penyelenggara umrah di Indonesia yang bekerja sama untuk proses penerbitan visa. Keberangkatan ini tidak melalui pemerintah, tetapi melalui agen perjalanan yang memberangkatkan jemaah. “Tapi yang jelas confirm bisa berangkat besok,” ujar Arfi. (*/SUMBER: TRIBUNNEWS)

Back to top button