Jadwal imsakiyah Wilayah Palembang

-- --- 2026

Imsak: --:--| Shubu: --:-- | Maghrib: --:--

Uncategorized

Chef Bake House Kreatif Ciptakan Kue Corona, Begini Penampakan dan Cara Membuatnya

ASSAJIDIN.COM — Pandemi Corona ternyata memunculkan ide kreatif bagi pemilik pastry Bake House Chef Pipit Permatasari. Pasalnya, Corona dikenal menakutkan di sebagian mata masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, ia berinisiatif membuat kreasi yang unik salah satunya yaitu kue atau cake yang berbentuk bumi dengan menggunakan masker serta hiasan kue berbentuk virus.

Pandemi Covid 19 menyebabkan beberapa restoran terpaksa merumahkan para pegawainya. Namun berbeda dengan pipit, pandemi covid19 tidak terlalu berdampak baginya. Ia terus mengasah kemampuannya dibidang kuliner agar bisnisnya tetap berjalan. Salah satunya, berkreasi yang unik agar konsumen dirumah dapat menikmati kue buatannya. “Alhamdulillah, saat pandemi malah dagangan saya ramai pembeli,”katanya.

Kue Corona ini berbahan dasar browies berbentuk bulat. Luarnya berwarna hijau melambangkan warna bumi dan menggunakan masker berwarna putih. Tak lupa, kue ini juga dilengkapi dengan sugar cookies berbentuk bulat dan bentuk cinta bertuliskan ‘quaratine and chill, keep calm and stay home. lalu ditambahkan Icing sugar yang dijadikan dekorasi bentuk virus dengan aneka warna.

Dengan penampilan yang lucu serta terdapat pesan moral pada kue tersebut, kue ini dibandrol harga1,5 Juta Rupiah. Dikarenakan proses rumit dan pembuatan yang memakan waktu satu hari satu malam.

“Harga tergantung dari pelanggan yang ingin custom cake seperti apa, dilihat dari kerumitan pengerjaan, ukuran dan prosesnya memakan waktu lama atau tidak, sistemnya kita pre-order” kata ibu dari satu anak ini.

Lihat Juga :  Alquran Terkecil di Dunia Hanya Seukuran Jempol Ada di Indonesia

ini

Melalui kue corona ini, ia ikut berkampanye kenakan masker melalui karya yang telah ia buat. Sudah 10 tahun lamanya ia telah menggeluti dunia juru masak. Akan tetapi, baru satu tahun belakang ia membuka toko roti.

Selain kue Corona, Bake House memiliki produk best seller seperti Churros dan Browinies negro. Selain itu juga tak kala enaknya, bake house menyediakan cream puff, cake decoration, tart, cinnamon roll, banofee.

Untuk dapat menikmati berbagai olahan bakery and cake, dapat mengunjungi Bake House berlokasi di Jalan diponegoro no 20, Palembang 30135 .
Pipit mengungkapkan, untuk membuat corona cake, hal pertama yang perlu dipersiapkan selain bahan-bahan adalah tema. Sebab, menurutnya, membentuk kue ulang tahun dengan desain itu memerlukan kesabaran dan ketelitian apalagi dalam membentuk bolu sesuai karakter.

Berikut cara membuat corona cake:
Cake pop globe (bola dunia)
Bahan:
Chocolate sponge cake 200 gram (gr)
Chocolate ganasche 100 gr
White chocolate melted 100 gr
Food coloring blue and green
Cara membuat:
– Blender chocolate sponge sampe halus, campurkan chocolate ganache, lalu bentuk bulat. Masukan kulkas sampai adonan menjadi beku.
– Cairkan white chocolate dan beri warna biru sesuai tema bentuk globe, celupkan si adonan coklat tadi ke dalam white chocolate, lalu keringkan, dan beri coklat warna hijau untuk memberi efek-efek pulau di atas cake pop globe.
Resep sugar cookies (hiasan virus corona dan butter cookies)
Bahan:
Gula halus 200 gr
Unsalted butter 226 gr
Telur 2 butir
Tepung terigu 440 gr
Vanilla essence secukupnya
Icing sugar (lapisan gula untuk dekorasi)
Bahan:
Gula halus 200 gr
Putih telur 30 gr
Lemon juice 2 gr
Cara membuat:
– Masukkan gula halus dan mentega ke dalam mixing bowl, mixer adonan sampai gula larut dan dan andonan menjadi berwarna pucat.
– Lalu masukkan telur, mixer sampai telur tercampur rata di adonan, terakhir masukkan tepung terigu dan vanilla essence, aduk sampai rata.
– Sisihkan adonan, gulung menggunakan plastik wrap dan simpan di kulkas kurang lebih 3 jam. Setelah keluar dari kulkas, roll adonan di atas meja, atur tingkat ketebalan sesuai kebutuhan.
– Cetak adonan sesuai bentuk yg di inginkan. Panggang cookies dgn panas 170 drajat celcius selama kurang lebih 30 menit.(*)

Lihat Juga :  Setelah Umar bin Khatab Masuk Islam ...

Penulis: tri jumartini

Back to top button