NASIONAL

Penikam Syech Ali Jaber Mengaku Sering dihantui, Penyidik: Tersangka Berhalusinasi

ASSAJIDIN.COM — AA ditetapkan jadi tersangka penusuk Syekh Ali Jaber di Lampung. Motif AA menusuk Syekh Ali Jaber masih didalami polisi.

“Kita masih gali motifnya, kalau unsur pidananya sudah terpenuhi. Cuma kita masih mendalami terkait motif,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2020).

Rezky mengatakan pemeriksaan awal telah dilakukan kemarin. Kepada polisi, AA mengaku menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui.

 

Pengakuan Aneh AA Penusuk Syekh Ali Jaber: Merasa Dihantui
Idham Kholid – detikNews
Senin, 14 Sep 2020 09:59 WIB
Syekh Ali Jaber Syekh Ali Jaber (Tangkapan layar YouTube BNPB)

Lihat Juga :  Detik-detik Syekh Ali Jaber Ditikam Saat Isi Ceramah di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Bandar Lampung

Jakarta – AA ditetapkan jadi tersangka penusuk Syekh Ali Jaber di Lampung. Motif AA menusuk Syekh Ali Jaber masih didalami polisi.
“Kita masih gali motifnya, kalau unsur pidananya sudah terpenuhi. Cuma kita masih mendalami terkait motif,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana saat dihubungi detikcom, Senin (14/9/2020).

Rezky mengatakan pemeriksaan awal telah dilakukan kemarin. Kepada polisi, AA mengaku menusuk Syekh Ali Jaber karena merasa dihantui.

“Iya secara logika masih apa… karena dia berawal dari halusinasi visual, kalau bahasanya dia di BAP itu dihantui oleh Syekh Ali Jaber, sebelumnya pernah ditemui setahun yang lalu, sering lihat di TV, live,” ujarnya.

Lihat Juga :  Viral Baca Quran sambil Berteduh, Akbar yang Pemulung Ini Diajak Umrah oleh Syekh Ali Jaber

“Kemarin kan observasi dan wawancara awalnya aja, hari ini kita dalami,” imbuhnya.

Di media sosial, ramai dibahas soal pelaku disebut mengalami gangguan jiwa. Rezky mengatakan soal gangguan jiwa itu merupakan pengakuan dari keluarga pelaku.

“Penyidikan tetap berjalan,” ujarnya.

Polisi sebelumnya menetapkan AA menjadi tersangka dan disangkakan dengan Pasal 351 tentang penganiayaan berat. Ancaman hukumannya mencapai 5 tahun penjara.(*/sumber detik.com)

Back to top button